Ajaib Rekomendasikan Tiga Saham Ini Saat IHSG Bertahan di Atas 9.000

3 hours ago 5

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) bertahan di zona hijau pada awal perdagangan Kamis (15/1/2026) setelah sehari sebelumnya mencetak rekor tertinggi sepanjang sejarah. Hingga pukul 09.16 WIB, IHSG menguat 0,39 persen ke level 9.067,85, melanjutkan penguatan setelah ditutup naik 0,94 persen ke posisi 9.032 pada perdagangan Rabu (14/1/2026).

“Pada perdagangan kemarin, (14/1/2026) IHSG ditutup +0,94 persen atau +84,28 poin ke level 9.032. IHSG hari ini (15/1/2026) diprediksi melemah dalam kisaran 8.970–9.100,” ujar Financial Expert Ajaib Sekuritas Ratih Mustikoningsih dalam keterangan kepada Republika.co.id, Kamis (15/1/2026).

Dari dalam negeri, sentimen positif masih ditopang arus dana asing. Investor asing mencatatkan inflow di seluruh pasar ekuitas domestik senilai Rp1,16 triliun. Jika diakumulasi sejak awal tahun, aliran dana asing mencapai Rp6,35 triliun.

Sentimen lain datang dari kebijakan pemerintah yang akan menggantikan LPG melalui hilirisasi batu bara kalori rendah menjadi Dimethyl Ether (DME) yang dijadwalkan groundbreaking pada Februari 2026. Proyek gasifikasi tersebut dinilai berpotensi meningkatkan nilai tambah batu bara dan mengurangi ketergantungan impor LPG.

Dari sisi emiten, Ratih mencatat langkah PT Indika Energy Tbk (INDY) yang melalui dua anak usahanya mendirikan perusahaan baru di sektor kendaraan listrik bernama PT INVI Manufaktur Andalan Indonesia (IMAI). Total modal disetor IMAI sebesar Rp1 miliar dengan kepemilikan 99 persen oleh PT Energi Makmur Buana.

Dari mancanegara, bursa Wall Street kembali terkoreksi akibat aksi ambil untung saham teknologi menjelang rilis laporan keuangan kuartalan. Indeks Nasdaq turun 1 persen, disusul pelemahan saham semikonduktor dan sektor keuangan Amerika Serikat meski kinerjanya di atas ekspektasi konsensus.

Di tengah kondisi tersebut, Ajaib Sekuritas merekomendasikan saham PT Adaro Energy Indonesia Tbk (ADRO) dengan strategi buy on weakness, target harga 2.300 dan stop loss di 2.170. Saham ini dinilai masih berada dalam tren penguatan, didukung pengurangan jumlah saham beredar serta program buyback yang masih berlangsung.

Selain itu, saham PT Harum Energy Tbk (HRUM) direkomendasikan buy dengan target harga 1.340 dan stop loss di 1.160. Penguatan harga nikel global serta aksi buyback saham menjadi sentimen pendukung.

Ajaib Sekuritas juga merekomendasikan saham PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA) dengan target harga 3.170 dan stop loss di 2.850. Saham MDKA dinilai masih berada dalam fase akumulasi dengan tren penguatan yang kuat.

Read Entire Article
IDX | INEWS | SINDO | Okezone |