REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Adara Relief Internasional meraih status lembaga filantropi terbaik di Tanah Air versi Institut Fundraising Indonesia dalam kategori Fundraising Program Internasional. Penghargaan tersebut diberikan dalam gelaran Indonesia Fundraising Award (IFA) 2025 di Bogor, Jawa Barat, pada Selasa (27/1/2026).
Adara Relief Internasional dinilai pantas mendapatkan anugerah tersebut lantaran sukses menyelenggarakan program Bangun Kembali Gaza di sepanjang tahun 2025 lalu.
“Alhamdulillah, di tahun ini kita dinilai memiliki program-program terbaik, khususnya untuk Palestina,” kata Direktur Utama Adara Relief Internasional Maryam Rachmayani, dikutip Republika dari keterangan tertulis pada Rabu (28/1/2026).
Indonesia Fund Raising Award merupakan gelaran tahunan dari Institut Fundraising Indonesia. Pada 2025, sebanyak 53 filantropi turut ambil bagian dalam ajang tersebut.
Ada sebanyak 42 kategori penganugerahan untuk lembaga-lembaga filantropi. Sebanyak delapan di antaranya merupakan anugerah khusus.
Menurut Maryam, Adara Relief Internasional di sepanjang tahun 2025 menjalankan program Bangun Kembali Gaza. Ini dimaksudkan antara lain sebagai sebuah kegiatan sosial filantropi Indonesia di level internasional.
“Semoga penghargaan ini, membuat Adara Relief Internasional, dan kita semua tetap istikamah dalam kegiatan-kegiatan sosial dan kemanusian untuk Palestina,” ujar Maryam.
Ketua Dewan Juri Indonesia Fundraising Award Rini Supri Hartini mengatakan, anugerah IFA 2025 bertema "Flourishing Future." Menurut dia, tema tersebut dimaksudkan untuk masa depan penghimpunan dana sosial (fundrising) di Indonesia.
Tujuannya tak hanya berhenti pada peningkatan kuantitas angka perolehan, melainkan juga membangun pemberdayaan dan kehidupan sosial yang lebih bermakna bagi seluruh masyarakat, baik penerima manfaat maupun donatur.
“Ajang ini, bertujuan untuk supaya masa depan fundrising tidak hanya bertumbuh secara angka, namun juga secara makna, nilai etika, dan bertanggung jawab secara sosial,” kata Rini.
Pembina Institut Fundrising Indonesia Arifin Purwakananta mengatakan, lembaga-lembaga filantropi saat ini sudah menjadi gandengan strategis bagi otoritas resmi atau pemerintahan dalam menjawab persoalan-persoalan sosial di masyarakat.
Karena itu, dia pun berharap agar filantropi-filantropi di Tanah Air turut berperan aktif dalam membantu negara untuk pemajuan sumber daya manusia (SDM) Indonesia, di level nasional maupun internasional.
Program Bangun Kembali Gaza bikinan Adara, sudah dilakukan sejak 2024 lalu. Hingga 2025, program tersebut sudah membantu sebanyak 173 ribu lebih warga Palestina di Jalur Gaza yang menjadi korban penjajahan dan genosida Zionis Israel.
Program Bangun Kembali Gaza meliputi pemberian bantuan berkelanjutan untuk mengakhiri bencana kelaparan dan membantu pembangunan fasilitas-fasilitas kesehatan, maupun pendidikan, akses air bersih, juga sanitasi, serta peningkatan kualitas ekonomi untuk kesejahteraan warga di Jalur Gaza.
.png)
6 hours ago
2














































