Suasana jamaah haji Indonesia kloter YIA 12 saat menunggu pesawat yang akan berangkat ke tanah air di Bandara Amir Muhammad bin Abdul Aziz, Madinah, Selasa (16/6/2026).
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) RI terus mengawal proses kepulangan jamaah haji Indonesia agar berlangsung aman, tertib, dan lancar hingga seluruh jamaah kembali ke Tanah Air. Hingga hari ke-59 operasional haji dan hari ke-17 masa pemulangan, 55 persen dari total jamaah haji Indonesia telah tiba di Tanah Air.
Juru Bicara Kemenhaj, Maria Assegaff, mengatakan sebanyak 114.236 jamaah dan petugas haji Indonesia telah tiba di Indonesia.
"Alhamdulillah hingga hari ini, sebanyak 267 kloter telah diberangkatkan melalui Bandara Jeddah dan 33 kloter melalui Bandara Madinah," ujar Maria Assegaff dalam siaran persnya, Kamis (18/6/2026).
Selain itu, sebanyak 192 kloter atau 74.441 jamaah dan petugas telah bergerak dari Makkah menuju Madinah sebagai bagian dari proses pemulangan gelombang kedua.
Maria menyampaikan apresiasi kepada seluruh Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH), Pemerintah Kerajaan Arab Saudi, serta seluruh pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan ibadah haji tahun ini. Apresiasi khusus juga diberikan kepada jamaah haji Indonesia yang terus menunjukkan sikap disiplin dan patuh terhadap aturan selama proses pemulangan.
Menurut Maria, kepatuhan jamaah menjadi faktor penting dalam menjaga ketertiban operasional dan memastikan seluruh proses kepulangan berjalan sesuai prosedur yang telah ditetapkan.
"Kami mengapresiasi jamaah yang dengan penuh kesadaran mematuhi berbagai ketentuan perjalanan dan penerbangan, termasuk tidak memasukkan air zamzam ke dalam koper bagasi maupun tas kabin. Kepatuhan ini sangat membantu petugas dalam menjaga keamanan, keselamatan, dan kelancaran penerbangan, sekaligus mempercepat proses pemeriksaan di bandara," katanya.
.png)
2 hours ago
1














































