Saat Pasar Properti Melambat, Rumah Premium Justru Tumbuh

6 hours ago 1

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – Permintaan rumah premium di kawasan penyangga Jakarta masih menunjukkan pertumbuhan seiring membaiknya akses transportasi dan berkembangnya kawasan hunian baru. Data Survei Harga Properti Residensial (SHPR) Bank Indonesia mencatat penjualan rumah tipe besar pada kuartal IV 2025 tumbuh 31,97 persen secara kuartalan setelah pada kuartal sebelumnya mengalami kontraksi.

Kondisi tersebut menunjukkan segmen rumah premium masih memiliki pasar, terutama di kawasan yang didukung infrastruktur dan aksesibilitas yang semakin baik.

Sejumlah pengembang mulai menyesuaikan produk dengan kebutuhan pasar yang berubah. Salah satunya dilakukan Ateraland Group melalui peluncuran Tipe F di kawasan Garden Residence at Emeralda Golf, Cimanggis, Depok.

Commercial General Manager Ateraland Group, Andika Seto, mengatakan pengembangan kawasan saat ini tidak hanya mempertimbangkan desain bangunan, tetapi juga kualitas lingkungan dan konektivitas.

“Tipe F dalam Garden Residence at Emeralda Golf ini kami bangun untuk menguatkan konsep kawasan yang kami kembangkan. Bagi kami, nilai sebuah hunian tidak hanya terletak pada unitnya, tetapi juga pada kualitas lingkungan, konektivitas, serta keberlanjutan kawasan itu sendiri,” ujar Andika, Selasa (9/6/2026).

Menurut Andika, rumah dua lantai tersebut ditujukan untuk memperluas pilihan bagi masyarakat yang mencari hunian tapak dengan ukuran lebih ringkas dibanding produk sebelumnya yang didominasi rumah tiga lantai.

Tipe F memiliki luas bangunan 155 meter persegi dan luas tanah 162 meter persegi. Desainnya mengutamakan efisiensi ruang, pencahayaan alami, dan sirkulasi udara.

Selain karakter bangunan, faktor lokasi masih menjadi pertimbangan utama dalam pembelian rumah. Kawasan Garden Residence at Emeralda Golf berada dekat akses Tol Cimanggis dan sekitar 15 menit dari Stasiun LRT Harjamukti.

Sales Manager Garden Residence at Emeralda Golf, Andi Putra, menilai minat terhadap hunian premium masih didukung oleh pembangunan infrastruktur dan terbatasnya pasokan rumah di sejumlah kawasan strategis.

“Kami melihat momentum ini sangat tepat. Dukungan insentif pemerintah, konektivitas infrastruktur yang semakin matang, serta karakter kawasan dengan ketersediaan yang terbatas menjadikan Tipe F jadi opsi dengan nilai dan potensi jangka panjang,” kata Andi.

Rumah tersebut dipasarkan mulai Rp3,5 miliar. Pengembang juga menawarkan sejumlah insentif penjualan pada tahap awal pemasaran.

Pengamat properti menilai prospek segmen rumah premium masih akan ditopang oleh kebutuhan hunian di kawasan penyangga Jakarta, terutama yang memiliki akses transportasi memadai serta didukung fasilitas publik yang lengkap.

Read Entire Article
IDX | INEWS | SINDO | Okezone |