Puti Guntur Soekarno Terima Penghargaan dari Menlu Jepang

1 hour ago 2

REPUBLIKA.CO.ID,JAKARTA -- Anggota DPR RI komisi X Puti Guntur Soekarno Putri melakukan kunjungan kerja ke kediaman kedutaan besar Jepang yang juga dihadiri oleh sejumlah tokoh, seperti Megawati Soekarno Putri. Acara ini sekaligus untuk menerima Penghargaan dari Menteri Luar Negeri Jepang pada periode 2025 sebagai apresiasi terhadap prestasi ketika memimpin Ketua Grup Kerjasama Bilateral DPR dengan parlemen Jepang.

“Perlu saya sampaikan disini, bahwa hubungan saya dengan Jepang sudah terjalin sejak tahun 2015. Saat itu, Kokushikan University sangat ingin mengenal nilai-nilai yang dimiliki Bung Karno. Singkat cerita pembicaraan terus berlanjut, hingga akhirnya saya meng-inisiasi Soekarno Research Centre hadir di Jepang,”ujar Puti dalam paparannya di hadapan Kedutaan Besar Jepang, Kamis (15/1/2026) dalam siaran persnya.

Pada kesempatan itu, Puti diberikan kesempatan untuk memberikan ceramah dalam rangka menggaungkan pemikiran Ir. Soekarno dengan judul “Pancasila Bintang Penuntun“ dan “Pancasila Menuju Tata Dunia Baru“.

“Pemikiran Presiden pertama Indonesia, Bung Karno, tentang kekuatan Pancasila sebagai alternatif solusi untuk dunia—bahwa kemajuan global harus berakar pada nilai kemanusiaan, keadilan, dan kebersamaan. Saya percaya, implementasi Pancasila harus sesuai perkembangan zaman agar menjadi arus menuju tata dunia baru. Ini saya angkat, untuk menjawab pertanyaan bagaimana Indonesia yang heterogen bisa bersatu dan berkontribusi bagi perdamaian global. Jawabannya ada di Pancasila,” terang cucu Presiden pertama tersebut.

Sebab sejarah telah mencatat, pengalaman itu telah membuka ruang dialog yang sangat berharga bagi Indonesia - Jepang. Kita tidak hanya berbicara tentang teori sebagai pandangan, tetapi tentang nilai hidup, bagaimana kita dapat menyumbangkan kebaikan, meskipun kecil tetapi bisa membangun dunia yang lebih adil, seimbang, dan bermakna.

“Dalam tataran praksis, saya kira masyarakat Jepang, langsung atau tidak, telah menjadikan nilai-nilai Pancasila menjadi filosofi dan standar moral masyarakat Jepang terlihat dari rasa kebersamaan, disiplin sosial, pernghormatan terhadap harmoni, serta tanggung jawab kolektif. Dan saya lebih hormat lagi sebab nilai-nilai luhur itu tidak diajarkan secara abstrak, melainkan nyata dalam praktek hidup keseharian masyarakatnya,” ungkapnya.

“Oleh sebab itu, komitmen terhadap nilai kerja sama masyarakat Indonesia dan Jepang juga saya jalankan melalui peran saya sebagai Ketua Grup Kerja Sama Bilateral (GKSB) DPR RI periode 2019-2024, khususnya dalam hubungan dengan Parlemen Jepang. Melalui forum ini, kami berupaya memperkuat hubungan diplomasi Indonesia–Jepang yang bercorak people-to-people diplomacy—diplomasi yang berangkat dari perjumpaan manusia, bukan semata kepentingan negara,” tuturnya.

Menurut Ketua DPP PDI Perjuangan ini, nilai lain masyarakat Jepang yang juga saya kagumi, berkaitan dengan tradisi hidup selaras dengan alam. Gagasan ini sejalan dengan pemikiran panutan saya Ibu Megawati Soekarnoputri, Ketua Umum PDI Perjuangan, yang secara konsisten meng-arus-utamakan pentingnya merawat Ibu Pertiwi (Bumi)—menjaga keseimbangan antara pembangunan dan kelestarian alam sebagai tanggung jawab generasi terhadap generasi mendatang.

Kunjungan kerja ini selain menerima penghargaan juga untuk mempererat hubungan Indonesia dengan Jepang. Selain dihadiri keluarga besar Kedutaan Besar Jepang juga dihadiri Presiden Keempat Megawati Soekarno Putri, Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto, mantan Dubes Jepang Heri Ahmadi dan sejumlah tokoh lain.

Read Entire Article
IDX | INEWS | SINDO | Okezone |