Petugas memasang pipa pengaman kabel tiang lampu untuk Penerangan Jalan Umum (PJU) di Jakarta Timur. (ilustrasi)
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pelaku vandalisme diduga memanfaatkan pohon untuk merusak 25 lampu Penerangan Jalan Umum (PJU) di Jalan Teuku Nyak Arief, Kecamatan Kebayoran Lama. Hal itu berdasarkan penelusuran Suku Dinas Bina Marga Jakarta Selatan (Jaksel).
"Pelaku pencurian diduga juga memanfaatkan pohon-pohon tersebut untuk mencuri kabel," kata Kepala Suku Dinas Bina Marga Jakarta Selatan Rifki Rismal saat dihubungi di Jakarta, Rabu (10/6/2026).
Rifki mengatakan kerusakan akibat vandalisme pada Ahad (7/6/2026) malam tersebut mengakibatkan 25 tiang lampu PJU padam dan tidak dapat berfungsi normal sehingga menyebabkan jalanan gelap. Terlebih, tindakan vandalisme itu diduga dilakukan oleh pelaku dengan cara memanfaatkan pohon di sekitar untuk mencuri kabel.
Dalam penanganannya, Suku Dinas Bina Marga Jakarta Selatan berkoordinasi dengan Suku Dinas Pertamanan Hutan (Sudin Tamhut) Kota Jakarta Selatan dan PT Transjakarta. Nantinya, penanganan terhadap pohon di sekitar lokasi hanya berupa penopingan atau pemangkasan ringan, bukan penebangan.
"Betul, koordinasi dengan Sudin Tamhut dan Transjakarta. Tidak ditebang, hanya butuh penopingan saja," ujar Rifki.
Pemerintah Kota Jakarta Selatan pun mengimbau masyarakat agar turut menjaga fasilitas umum dan menghindari tindakan vandalisme yang dapat merugikan masyarakat luas. Warga juga diminta berperan aktif melaporkan apabila menemukan kerusakan fasilitas publik di lingkungan sekitar.
Sebelumnya, viral di media sosial Instagram relawan warga @ijoeel sebuah video yang memperlihatkan Jalan Teuku Arief, Kebayoran Lama, gelap gulita akibat lampu PJU dirusak oleh tindakan vandalisme.
"#SadarDiriAje Sepanjang gelap kiri atau kanan Di Jalan Teuku Nyak Arief dan ada yang jalan rusak pas di jembatannya yakkk. Pokoknya ini belokan ke bawah kiri juga gelap, arah Permata Hijau juga, dan arah sebaliknya juga gelap," demikian kutipan dalam unggahan tersebut.
sumber : Antara
.png)
6 days ago
23

















































