Pusat Studi Perbatasan dan Pesisir Universitas Muhammadiyah Jakarta (PSPP UMJ) memberikan pelatihan tata kelola koperasi dan pemasaran produk kelautan kepada nelayan garam binaan di Desa Sebubus, Kecamatan Paloh, Kabupaten Sambas, Ahad (22/08/2026).
REPUBLIKA.CO.ID, SAMBAS - Pusat Studi Perbatasan dan Pesisir Universitas Muhammadiyah Jakarta (PSPP UMJ) memberikan pelatihan tata kelola koperasi dan pemasaran produk kelautan kepada nelayan garam binaan di Desa Sebubus, Kecamatan Paloh, Kabupaten Sambas, Ahad (22/08/2026). Pelatihan bertema 'Tata Kelola Koperasi dan Pemasaran Produk Kelautan' ini ditujukan bagi pengurus dan anggota Koperasi Pesisir Surya Samudera.
Sejak tahun 2022, PSPP UMJ telah memfasilitasi nelayan ubur-ubur Desa Sebubus melalui pengembangan kilang multifungsi ubur-ubur dan lobster serta tunnel garam sebagai solusi atas kelangkaan garam dalam pengolahan ubur-ubur. Kemudian, PSPP UMJ membentuk kelompok nelayan garam dan memfasilitasi pembangunan rumah garam. Kelompok tersebut selanjutnya menjadi anggota Koperasi Pesisir Surya Samudera.
Ketua PSPP UMJ, Endang Rudiatin menekankan pentingnya penguatan rantai pasok dalam meningkatkan nilai tambah produk kelautan dan mendukung keberlanjutan ekonomi nelayan pesisir.
“Kunci utama peningkatan kesejahteraan nelayan tidak hanya terletak pada volume hasil tangkapan, tetapi pada bagaimana koperasi mampu mengelola rantai pasok dan menangkap peluang pasar produk olahan turunan,” ujarnya.
Pelatihan ini menjadi tahap final Pilot Project Desa Berdikari, hasil kerja sama PSPP UMJ dengan DEKS Bank Indonesia. Materi pelatihan mencakup kebijakan dan potensi produk kelautan Sambas dari DKP Kabupaten Sambas, serta legalisasi dan operasionalisasi koperasi dari Diskumindag Kabupaten Sambas. Peserta juga memperoleh pembekalan mengenai perizinan usaha dan produk untuk pasar umum.
Ketua Koperasi Pesisir Surya Samudera, Halimin mengatakan koperasi akan segera melakukan koordinasi dan membuka rekrutmen anggota bagi nelayan di Kecamatan Paloh, termasuk nelayan ubur-ubur, nelayan lobster, UMKM olahan produk kelautan dan perikanan, serta nelayan garam di Desa Sebubus dan Temajuk.
Kegiatan ditutup dengan komitmen bersama untuk memperkuat kemandirian ekonomi nelayan di kawasan pesisir dan perbatasan Kabupaten Sambas. Turut hadir Pengurus Daerah Muhammadiyah Sambas, Munadi, Kepala Desa Sebubus Irfan Riyadi, serta Anggota DPRD Kabupaten Sambas Husin Darmawan.
.png)
1 hour ago
1
















































