Smartphone itel City 200. Persaingan smartphone murah kian ketat. Durabilitas jadi pembeda.
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Persaingan di pasar smartphone harga terjangkau kian mengarah pada peningkatan spesifikasi yang sebelumnya identik dengan kelas menengah. Desain tipis, layar refresh rate tinggi, hingga sertifikasi ketahanan kini mulai jadi andalan untuk menjawab kebutuhan pengguna urban dengan mobilitas tinggi.
Dalam konteks tersebut, itel memperkenalkan itel City 200 yang menyasar konsumen di segmen entry-level dengan pendekatan fitur dan durabilitas. Perangkat ini diproduksi dengan desain unibody setebal 7,45 mm serta layar 6,78 inci punch-hole display dengan refresh rate 120Hz.
Dari sisi ketahanan, perangkat ini dibekali sertifikasi IP65 serta standar Military-Grade MIL-STD-810H, yang memberikan perlindungan terhadap debu, percikan air, dan benturan ringan untuk penggunaan sehari-hari.
Di sektor kamera, itel City 200 membawa kamera belakang 50MP serta fitur itel AI Auto Zoom Selfies. Sementara untuk daya tahan, perangkat ini menggunakan baterai 5.200mAh dan telah dilengkapi NFC untuk mendukung transaksi digital serta pengecekan saldo kartu elektronik.
Fitur tambahan lain yang disematkan antara lain Ultra Link untuk koneksi antarperangkat tanpa jaringan seluler maupun internet, serta IR Blaster yang memungkinkan ponsel berfungsi sebagai remote perangkat elektronik rumah tangga.
Marketing Manager itel Indonesia Geza Febriandi mengatakan, perangkat ini dirancang untuk menjawab kebutuhan pengguna yang menginginkan kombinasi desain dan ketahanan dalam satu perangkat. “Dengan kombinasi desain tipis, durabilitas tinggi, serta fitur pintar yang lengkap, itel City 200 diharapkan menjadi pilihan ideal bagi pengguna yang membutuhkan smartphone stylish dan andal untuk aktivitas sehari-hari,” ujarnya, Kamis (26/2/2026).
Dalam tahap awal distribusi, itel City 200 dipasarkan secara eksklusif melalui Shopee dengan harga Rp1.399.000. Pada periode 25 Februari hingga 2 Maret 2026, tersedia bonus BudsAir 5i untuk 400 unit pertama.
Di tengah tekanan harga dan kompetisi ketat di segmen bawah, strategi menghadirkan fitur yang identik dengan kelas lebih tinggi menjadi salah satu cara produsen memperluas daya tarik sekaligus menjaga relevansi di pasar yang sensitif terhadap harga.
.png)
6 days ago
10















































