Ilustrasi chip yang menjadi tulang punggung pengembangan AI. Kini China semakin mempertegas sikapnya dalam pengembangan AI.
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Pemerintah China dilaporkan mulai memperketat akses modal asing, khususnya dari Amerika Serikat, ke sektor teknologi strategisnya. Langkah ini menandai eskalasi baru dalam persaingan teknologi antara dua kekuatan ekonomi terbesar dunia.
Laporan Bloomberg menyebut regulator China berencana membatasi perusahaan teknologi terkemuka, termasuk startup kecerdasan buatan (AI), untuk menerima investasi dari AS tanpa persetujuan pemerintah. Kebijakan ini ditujukan untuk melindungi teknologi sensitif yang berkaitan dengan keamanan nasional.
Sejumlah lembaga negara, termasuk National Development and Reform Commission (NDRC), dilaporkan telah memberikan arahan kepada perusahaan teknologi swasta. Mereka diminta menolak pendanaan dari investor Amerika dalam putaran investasi, kecuali mendapat izin resmi.
Beberapa startup AI yang disebut menerima arahan tersebut antara lain Moonshot AI dan StepFun. Selain itu, perusahaan induk TikTok, ByteDance, juga disebut diminta membatasi penjualan saham sekunder kepada investor AS tanpa persetujuan regulator.
Langkah ini mencerminkan kekhawatiran Beijing terhadap potensi pengaruh asing dalam sektor teknologi strategis. Pemerintah China berupaya mencegah investor AS memperoleh akses terhadap teknologi yang dinilai sensitif.
Kebijakan tersebut muncul di tengah meningkatnya ketegangan antara Washington dan Beijing dalam bidang teknologi. Kedua negara saling memberlakukan pembatasan sebagai bagian dari strategi perlindungan nasional.
Pihak terkait, termasuk regulator China, perusahaan teknologi, hingga pemerintah AS, belum memberikan tanggapan resmi atas laporan tersebut. Namun, dinamika ini menunjukkan arah kebijakan yang semakin restriktif.
Pengawasan yang lebih ketat ini juga dipicu oleh akuisisi besar di sektor AI. Pada 2025, perusahaan teknologi AS Meta dilaporkan mengakuisisi startup AI China, Manus, senilai lebih dari 2 miliar dolar AS.
Transaksi tersebut memicu kekhawatiran di China terkait potensi alih teknologi ke luar negeri. Pemerintah khawatir akuisisi serupa dapat mendorong perusahaan teknologi domestik memindahkan inovasi strategis ke luar negeri.
Selama bertahun-tahun, modal Amerika memainkan peran penting dalam pertumbuhan sektor teknologi China. Investasi dari firma seperti Sequoia Capital dan Benchmark turut mendukung perkembangan perusahaan rintisan di berbagai bidang.
.png)
2 hours ago
1
















































