Proyek pembangunan Sekolah Rakyat di Bengkulu yang digarap PTPP.
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – Pemerintah mempercepat pembangunan fasilitas pendidikan untuk memperluas akses belajar di daerah. Proyek Sekolah Rakyat menjadi salah satu fokus untuk mendorong pemerataan kualitas sumber daya manusia.
PT PP (Persero) Tbk mengerjakan pembangunan Sekolah Rakyat di Provinsi Bengkulu bersama Kementerian Pekerjaan Umum dengan target selesai tahun ini. Corporate Secretary PTPP Joko Raharjo mengatakan proyek menghadapi tantangan waktu dan kondisi lokasi yang tersebar.
Joko mengatakan, hingga 23 April 2026 progres proyek telah mencapai 37,11 persen atau melampaui target dengan deviasi positif 10,81 persen. “Dalam pelaksanaannya, proyek ini memiliki tantangan tersendiri, khususnya terkait target waktu penyelesaian yang ketat serta kondisi lokasi pekerjaan yang tersebar dengan jarak tempuh yang cukup jauh,” kata Joko dalam keterangan tertulis di Jakarta, Sabtu (25/4/2026).
Proyek dengan nilai kontrak Rp501,99 miliar ini dijadwalkan berlangsung selama 240 hari kalender sejak 10 Desember 2025. Joko menilai capaian progres tersebut menunjukkan efektivitas perencanaan dan pelaksanaan konstruksi di lapangan.
Ia menjelaskan, PTPP menerapkan berbagai inovasi konstruksi untuk menjaga efisiensi waktu sekaligus kualitas pekerjaan.
“Proyek ini didesain untuk menghadirkan fasilitas pendidikan yang representatif, modern, dan berkelanjutan bagi masyarakat di Provinsi Bengkulu,” kata Joko.
Selain pembangunan fisik, proyek ini juga mendorong aktivitas ekonomi di sekitar lokasi melalui penyerapan tenaga kerja. Joko menilai koordinasi lintas pihak menjadi faktor penting dalam menjaga progres tetap melampaui target.
“Kami berkomitmen untuk menyelesaikan pembangunan Sekolah Rakyat di Bengkulu tepat waktu dengan tetap menjaga kualitas dan keselamatan kerja, serta memberikan dampak positif bagi masyarakat,” kata Joko.
.png)
4 hours ago
2
















































