Marketing DT Peduli 2
Kisah | 2026-01-20 14:22:38
Yayat, seorang ibu rumah tangga yang berjuang untuk anak-anaknya melalui usaha menjahit (Sumber : DT Peduli)
DTPEDULI.ORG | BANDUNG - Di balik senyum lembutnya, Yayat menyimpan kisah perjuangan seorang ibu yang tak pernah lelah berikhtiar demi masa depan anak-anaknya. Tinggal di Saluyu Selatan, Kelurahan Sayati, RT 02 RW 16, Kecamatan Margahayu, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Yayat menjalani hari-hari dengan penghasilan yang sangat terbatas.
Sebagai pekerja paruh waktu, Yayat hanya mampu membawa pulang sekitar Rp300.000 per bulan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Jumlah tersebut harus cukup untuk makan, kebutuhan rumah tangga, hingga biaya pendidikan dua orang anaknya. Kondisi ekonomi yang sulit bahkan sempat memaksa pendidikan anak-anaknya terhenti.
Allah selalu menghadirkan jalan bagi hamba-Nya yang terus berusaha. Melalui DT Peduli Bandung dan kebaikan para donatur, sebuah mesin jahit kini hadir di rumahnya sederhana. Bukan sekadar alat, mesin ini menjadi titik balik harapan bagi keluarga kecilnya.
Bantuan mesin jahit ini diharapkan dapat menjadi sarana usaha produktif, membuka peluang penghasilan yang lebih layak, serta menguatkan langkah Ibu Yayat untuk kembali menyekolahkan anak-anaknya.
Dengan suara bergetar penuh haru, Yayat mengungkapkan rasa syukur dan doanya.
"Dengan bantuan mesin jahit ini menjadi keistimewaan bagi saya dan anak-anak saya. InsyaAllah, saya bisa berusaha agar anak-anak saya dapat bersekolah kembali yang sebelumnya terputus," ucapnya lirih ketika menerima mesin jahit, Rabu (14/12/2025).
DT Peduli percaya bahwa setiap bantuan yang diberikan dengan ketulusan akan menumbuhkan harapan dan mengubah masa depan.
"Jazakallah khair kepada para donatur dan DT Peduli yang telah memberikan bantuan mesin jahit ini," tutur Yayat. (Gesti/Agus ID)
Disclaimer
Retizen adalah Blog Republika Netizen untuk menyampaikan gagasan, informasi, dan pemikiran terkait berbagai hal. Semua pengisi Blog Retizen atau Retizener bertanggung jawab penuh atas isi, foto, gambar, video, dan grafik yang dibuat dan dipublished di Blog Retizen. Retizener dalam menulis konten harus memenuhi kaidah dan hukum yang berlaku (UU Pers, UU ITE, dan KUHP). Konten yang ditulis juga harus memenuhi prinsip Jurnalistik meliputi faktual, valid, verifikasi, cek dan ricek serta kredibel.
.png)
1 hour ago
1



































