Harga BBM Subsidi Tetap, Pertamina Pastikan Pasokan Energi Terjaga di Tengah Gejolak Global

6 hours ago 3

Direktur Utama PT Pertamina (Persero) Simon Aloysius Mantiri di Grha Pertamina, Jakarta, Selasa 7 April 2026.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pemerintah dan Pertamina memastikan harga bahan bakar minyak (BBM) subsidi tidak mengalami perubahan meski terjadi penyesuaian harga pada sejumlah BBM non-subsidi. Langkah tersebut dinilai penting untuk menjaga daya beli masyarakat sekaligus memastikan akses energi tetap terjangkau di tengah dinamika pasar energi global.

Direktur Utama PT Pertamina (Persero) Simon Aloysius Mantiri mengatakan harga BBM subsidi, yakni Pertalite dan BioSolar, tetap dipertahankan sesuai ketentuan yang telah ditetapkan pemerintah.

"Harga BBM subsidi, yaitu Pertalite dan BioSolar, tidak mengalami perubahan. Harga Pertalite masih tetap di Rp 10.000 dan BioSolar di harga Rp 6.800 per liter sesuai ketentuan yang ditetapkan pemerintah," ujar Simon, Kamis (11/6/2026).

Menurut Simon, penyesuaian yang dilakukan hanya berlaku untuk BBM non-subsidi, yakni Pertamax dan Pertamax Green, yang mulai berlaku pada 10 Juni 2026. Ia memahami bahwa perubahan harga BBM selalu menjadi perhatian masyarakat karena berdampak langsung terhadap aktivitas ekonomi sehari-hari.

Ia menjelaskan, penyesuaian harga BBM non-subsidi dilakukan dengan mempertimbangkan perkembangan harga minyak dunia dan berbagai faktor eksternal yang memengaruhi pasar energi global. Meski demikian, Pertamina tetap memperhatikan kemampuan masyarakat dalam mengakses energi.

"Penyesuaian pada harga BBM non-subsidi dilakukan dengan mempertimbangkan dinamika geopolitik global dan harga minyak yang berlaku di pasar internasional dengan tetap mempertimbangkan daya beli masyarakat," katanya.

Simon menegaskan, di tengah berbagai tantangan global yang terus berkembang, Pertamina bersama pemerintah berkomitmen menjaga ketahanan energi nasional. Komitmen tersebut diwujudkan melalui upaya memastikan ketersediaan dan distribusi energi berjalan lancar hingga ke seluruh wilayah Indonesia.

Menurut dia, dukungan pemerintah menjadi faktor penting dalam menjaga stabilitas pasokan energi nasional sekaligus memastikan masyarakat tetap mendapatkan layanan energi yang andal.

"Di tengah tantangan global yang terus berkembang, Pertamina dengan dukungan penuh dari pemerintah terus berkomitmen menjaga ketersediaan energi bagi masyarakat di seluruh wilayah Indonesia," ujar Simon.

Kebijakan mempertahankan harga BBM subsidi tersebut diharapkan dapat membantu menjaga stabilitas ekonomi masyarakat di tengah ketidakpastian kondisi geopolitik dan fluktuasi harga minyak dunia yang masih berlangsung.

Read Entire Article
IDX | INEWS | SINDO | Okezone |