REPUBLIKA.CO.ID, KUNINGAN – Serangan anjing liar atau yang dikenal dengan sebutan ajag terhadap domba milik peternak terjadi di dua desa di Kabupaten Kuningan, Jawa Barat. Akibatnya, peternak mengalami kerugian besar.
Berdasarkan data sementara yang diperoleh Dinas Perikanan dan Peternakan Kabupaten Kuningan, akibat serangan anjing liar yang terjadi pada Jumat (9/1/2026) hingga Kamis (15/1/2026), tercatat ada 44 ekor domba milik warga yang terdampak akibat gigitan anjing liar. Kejadian itu terjadi di dua desa di Kecamatan Cilebak, Kabupaten Kuningan, yakni Desa Cilebak dan Desa Bungurberes.
Di Desa Cilebak, sebanyak lima orang peternak terdampak, dengan total 11 ekor domba yang menjadi korban. Seluruh domba yang digigit di desa tersebut dilaporkan mati.
Sementara itu, di Desa Bungurberes, terdapat enam peternak terdampak dengan jumlah 33 ekor domba yang mengalami gigitan. Dari jumlah tersebut, 23 ekor domba mati, sedangkan 10 ekor domba masih hidup dan dalam penanganan medis.
Akibat kejadian tersebut, kerugian ekonomi yang dialami peternak ditaksir sekitar Rp 90 juta.
“Tim dari Dinas Perikanan dan Peternakan Kabupaten Kuningan telah melakukan monitoring dan peninjauan langsung ke lokasi kejadian di dua desa terdampak,” ujar Kabid Peternakan Dinas Peternakan Kabupaten Kuningan, Drh Rofiq, Jumat (16/1/2026).
Ia menjelaskan, sebagai langkah penanggulangan sementara, pemerintah bersama masyarakat setempat telah melakukan beberapa upaya. Di antaranya, mengerahkan masyarakat untuk melakukan perburuan terhadap anjing liar.
“Kami juga mengimbau masyarakat agar selalu waspada dan meningkatkan pengamanan kandang ternak,” katanya.
Selain itu, menguburkan ternak yang mati sesuai dengan prosedur. Hal tersebut dimaksudkan untuk mencegah risiko penularan penyakit.
Dinas Perikanan dan Peternakan Kabupaten Kuningan pun terus berkoordinasi dengan pihak terkait untuk melakukan langkah-langkah lanjutan. Hal itu guna mencegah kejadian serupa terulang kembali, sekaligus memastikan keamanan ternak dan ketenangan masyarakat di wilayah terdampak.
.png)
2 hours ago
2














































