Seorang peserta mengamati ikan sapu-sapu hasil tangkapan saat lomba menangkap ikan sapu-sapu di Kanal Banjir Timur (KBT) Malaka Sari, Jakarta, Ahad (5/7/2026). Lomba tersebut merupakan rangkaian dari acara Dursa Vaganza yang bertujuan menekan populasi ikan sapu-sapu yang dinilai mengganggu ekosistem perairan Jakarta dan panitia memusnahkan sebanyak 91,235 kilogram ikan sapu-sapu hasil tangkapan dengan cara menguburnya. (FOTO : ANTARA FOTO/Fakhri Hermansyah)
Peserta menggunakan jaring untuk menangkap ikan sapu-sapu di Kanal Banjir Timur. Lomba ini menjadi cara kreatif mengajak masyarakat terlibat dalam menjaga lingkungan perairan. Ikan sapu-sapu dikenal sebagai spesies invasif yang dapat mengganggu keseimbangan ekosistem karena bersaing dengan ikan lokal dalam memperoleh makanan dan ruang hidup. (FOTO : ANTARA FOTO/Fakhri Hermansyah)
Panitia mencatat hasil tangkapan mencapai 91,235 kilogram ikan sapu-sapu selama kegiatan berlangsung. Seluruh hasil tangkapan kemudian dimusnahkan dengan cara dikubur. Selain menjadi ajang kompetisi, kegiatan ini juga memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya menjaga kelestarian ekosistem sungai dan mengendalikan penyebaran spesies invasif. (FOTO : ANTARA FOTO/Fakhri Hermansyah)
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Peserta dari unsur warga dan Petugas Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU) mengikuti lomba menangkap ikan sapu-sapu di Kanal Banjir Timur (KBT) Malaka Sari, Jakarta, Ahad (5/7/2026).
Lomba tersebut merupakan rangkaian dari acara Dursa Vaganza yang bertujuan menekan populasi ikan sapu-sapu yang dinilai mengganggu ekosistem perairan Jakarta dan panitia memusnahkan sebanyak 91,235 kilogram ikan sapu-sapu hasil tangkapan dengan cara menguburnya.
sumber : Antara Foto
.png)
4 hours ago
3

















































