PNM Hadirkan Dampak Berantai Bagi Lingkungan dan Ekonomi Pesisir di Hari Mangrove Sedunia

2 hours ago 2

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- PT Permodalan Nasional Madani (Persero) terus memperkuat komitmennya terhadap pelestarian lingkungan melalui program PNM Green Impact.

Dalam rangka memperingati Hari Mangrove Sedunia, PNM bersama pemerintah daerah (pemda), komunitas lingkungan, masyarakat, serta nasabah binaannya berkolaborasi menanam 22 ribu pohon mangrove secara serentak di 18 titik kawasan pesisir di Indonesia.

Program ini bagian dari komitmen berkelanjutan PNM. Sejak 2024 hingga 2026, PNM menanam 196.700 pohon mangrove di 58 lokasi di berbagai wilayah Indonesia sebagai upaya menjaga ekosistem pesisir sekaligus memperkuat ketahanan ekonomi masyarakat.

Bagi PNM, menjaga lingkungan tidak dapat dipisahkan dari upaya pemberdayaan.

Banyak nasabah PNM menjalankan usaha yang bergantung pada ekosistem pesisir, mulai dari perikanan, budi daya hasil laut, perdagangan, hingga usaha kuliner berbasis hasil tangkapan nelayan.

Ketika abrasi dan kerusakan lingkungan mengancam kawasan pesisir, yang terdampak bukan hanya alam, juga keberlangsungan usaha dan penghidupan keluarga.

Direktur Utama PNM, Kindaris mengatakan, pemberdayaan sesungguhnya memastikan masyarakat memiliki masa depan berkelanjutan.

PNM percaya, pemberdayaan tak hanya berbicara tentang hari ini, tetapi juga tentang menjaga kesempatan hidup bagi generasi berikutnya.

‘’Ketika kita menanam mangrove, yang kita tanam bukan sekadar pohon, melainkan perlindungan bagi lingkungan, keberlanjutan usaha masyarakat, dan harapan bagi ribuan keluarga yang menggantungkan hidupnya pada ekosistem pesisir," ujar Kindaris dalam keterangan, Ahad (26/7/2026).

Selain melindungi pantai dari abrasi, intrusi air laut, dan gelombang ekstrem, mangrove menjadi habitat berbagai biota laut serta berperan penting dalam menyerap karbon. Karena itu, setiap pohon yang ditanam bukan hanya berkontribusi pada pelestarian lingkungan, juga mendukung ketahanan ekonomi masyarakat yang hidup di kawasan pesisir.

Lebih dari itu, ekosistem mangrove membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat, seperti pembibitan mangrove, ekowisata, budidaya perikanan ramah lingkungan, hingga pengolahan berbagai produk bernilai tambah. Potensi tersebut diharapkan mampu menciptakan lapangan kerja sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir.

Melalui PNM Green Impact, PNM terus menegaskan, pemberdayaan tidak hanya diwujudkan melalui akses pembiayaan dan pendampingan usaha, juga melalui upaya menjaga lingkungan sebagai fondasi tumbuhnya ekonomi masyarakat.

Read Entire Article
IDX | INEWS | SINDO | Okezone |