REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Kiprah pembalap Indonesia pada seri GP Prancis di Sirkuit Le Mans menghadirkan sejumlah catatan positif di berbagai level kejuaraan MotoGP. Dari Moto3, Moto2, hingga Red Bull MotoGP Rookies Cup, para rider muda Merah Putih menunjukkan daya saing dan semangat juang di salah satu seri paling bergengsi musim ini.
Sorotan utama datang dari pembalap muda Indonesia Veda Ega Pratama yang tampil impresif pada sesi kualifikasi Moto3 GP Prancis, Sabtu (9/5/2026). Veda memastikan diri akan memulai balapan dari posisi keenam setelah mencatatkan waktu satu menit 40,304 detik pada sesi Q2.
Hasil tersebut membuat Veda menempati baris kedua saat balapan utama berlangsung di Le Mans. Pembalap muda asal Gunungkidul itu sebelumnya tampil kompetitif sepanjang sesi kualifikasi dan sempat menembus posisi kedua di belakang pembalap Spanyol, Maximo Quiles.
Pada awal sesi Q2, Veda berada di posisi keempat sebelum perlahan mempertajam catatan waktunya. Enam menit sesi berjalan, ia sukses naik ke posisi kedua dan membuka peluang start dari barisan terdepan.
Namun, Veda gagal meningkatkan waktunya pada menit-menit akhir sehingga posisinya turun ke urutan keenam. Pole position akhirnya direbut Adrian Fernandez setelah mencatatkan waktu terbaik menjelang akhir sesi.
Meski gagal merebut posisi start terdepan, capaian Veda tetap menjadi modal penting untuk berburu hasil maksimal pada balapan utama Moto3 GP Prancis.
Sementara itu, perjuangan lebih berat dialami Mario Suryo Aji di kelas Moto2. Pembalap yang akrab disapa Super Mario itu harus memulai balapan dari posisi ke-23 setelah gagal menembus sesi Q2.
Pada sesi Q1, Mario sebenarnya sempat tampil menjanjikan dengan bersaing di papan atas bersama sejumlah pembalap seperti David Alonso, Daniel Munoz, dan Tony Arbolino.
sumber : Antara
.png)
4 days ago
20















































