Tangis dan Doa Lepas Keberangkatan 89 Calon Jamaah Haji Asal Bandung Barat

8 hours ago 6

REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG BARAT – Tangis haru dan doa mengiringi kebedangkatan 89 calon jamaah haji asal Kabupaten Bandung Barat (KBB), Jawa Barat yang diberangkatkan Rabu (13/5/2026). Mereka masuk kloter KJT 29 yang akan diterbangkan menuju Tanah Suci Makkah dari Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati di Majalengka.

Prosesi pelepasan puluhan calon jamaah haji itu berlangsung di Masjid Ash-Shiddiq, Ngamprah yang dipimpin Bupati Jeje Ritchie Ismail dan Wakil Bupati Asep Ismail. Mereka menuju Embarkasi Haji di Indramayu sebelum diterbangkan Kamis (14/5/2026).

"Kita bersama-sama melepas calon jamaah haji kloter KJT 29, ini bentuk perhatian pemerintah untuk melancarkan proses ibadah haji tahun ini. Syukur alhamdulillah semuanya diberikan kesehatan, kelancaran," kata Jeje.

Ia mendoakan dan memberikan pesan agar semua calon jamaah haji diberikan kelancaran dan menjaga kesehatan selama menjalankan semua rangkaian ibadah haji tahun ini. Sehingga nantinya bisa kembali ke Tanah Air dalam kondisi sehat dan bugar serta menjadi haji mabrur.

"Saya doakan semuanya diberikan kesehatan, kelancaran. Bisa kembali ke Bandung Barat dengan keadaan sehat, tidak berkurang jumlahnya karena yang berangkat tahun ini banyak yang sepuh. Saya doakan semuanya lancar dan mabrur," ujar Jeje.

Ia juga meminta semua calon jamaah haji mendoakan Bandung Barat agar selalu diberikan keberkahan dan pembangunannya semakin maju. "Saya juga menitip doa untuk jamaah agar mendoakan Bandung Barat diberikan keberkahan, dijauhkan dari musibah."

Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah KBB Enjah Sugiarto mengatakan, jumlah calon jamaah haji dari Bandung Barat yang diberangkatkan tahun ini hanya 89 orang ditambah dua Petugas Haji Daerah (PHD) dan satu pembimbing dari Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (KBIHU).

"Tahun 2026 ini jamaah yang berangkat dari Bandung Barat berjumlah 89 orang. Jamaah paling tua berusia 86 tahun dan paling muda berusia 25 tahun," kata Enjah.

Jumlah calon jamaah haji yang berangkat untuk menunaikan rukun Islam kelima tahun ini berkurang drastis dibandingkan tahun lalu yang mencapai 1.228 orang.

Kondisi ini dikarenakan Kementerian Haji dan Umrah menerpakan kebijakan pembagian kuota berdasarkan proporsi daftar tunggu, tidak lagi seperti tahun-tahun sebelumnya yang mengacu pada proporsi jumlah penduduk Muslim.

Jika mengacu pada proporsi penduduk Muslim seperti sebelumnya, Bandung Barat setiap tahunnya selalu mendapat jatah di atas 1.000 orang. Tahun ini Kemenhaj memilih berdasarkan proporsi waiting list sehingga kuota untuk Bandung Barat tahun ini hanya 168 orang.

"Kalau yang berhak lunas sebenarnya 168 orang, yang melunasi itu 107. Dari 107, ada jamaah yang menunda keberangkatan karena alasan kesehatan dan menunggu mahrom dan kemudian ada sebagian yang mutasi keberangkatan keluar dari Bandung Barat. Jadi yang berangkat hanya 89 orang," kata Enjah.

Read Entire Article
IDX | INEWS | SINDO | Okezone |