Mbah Mardijiyono disambut Kadaker Madinah Khalilurrahman di Madinah, Arab Saudi, Ahad(3/5/2026) WAS

Oleh: Laporan Jurnalis Republika Fernan Rahadi dari Madinah, Arab Saudi
REPUBLIKA.CO.ID,MADINAH — Semangat berkobar ditunjukkan Mbah Mardijiyono, jamaah haji tertua dari kloter YIA 9 yang telah berusia 103 tahun. Sempat menjalani perawatan medis selama tiga hari, kakek asal Yogyakarta ini dinyatakan sehat dan siap melanjutkan perjalanan ibadah haji menuju Makkah menggunakan armada bus.
Kondisi kesehatan Mbah Mardijiyono sempat menurun hingga harus menjalani opname di rumah sakit selama tiga hari di Madinah. Namun, berkat penanganan sigap petugas kesehatan dan semangat sembuh yang kuat, ia kini telah kembali bugar.
"Saya sangat senang sekali, sekarang sudah sehat dan siap lanjut ke Makkah," ungkapnya ketika dijenguk oleh Kepala Daker Madinah Khalilurrahman di hotelnya menginap, Senin (11/5/2026).
Selama masa pemulihan, Mbah Mardijiyono dikenal sebagai pasien yang kooperatif. Petugas mengungkapkan bahwa ia memiliki nafsu makan yang baik. Setiap hari, ia menyantap hidangan bubur yang disediakan dengan lahap. "Makanannya enak, saya suka," tuturnya singkat.
Saat ditanya mengenai rahasia kebugarannya hingga mencapai usia lebih dari satu abad, Mbah Mardijiyono kembali membagikan tips sederhana namun mendalam. Menurutnya ia selalu menerima segala ketetapan Tuhan dengan ikhlas, berusaha merasa bahagia dalam kondisi apa pun, serta tidak pernah merokok sepanjang hidupnya.
Mbah Mardijiyono juga menyampaikan rasa syukurnya karena telah berhasil masuk ke Raudhah untuk beribadah dan berdoa di makam Rasulullah SAW sebelum bertolak ke Makkah. Ia pun mendoakan agar seluruh jemaah dan petugas haji selalu diberi kesehatan dan umur yang panjang.
sumber : MCH 2026
.png)
21 hours ago
5















































