REPUBLIKA.CO.ID, BOGOR, – Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) bersama Pemerintah Kota Bogor kembali menyelenggarakan Salat Idul Fitri 1447 Hijriah di Kebun Raya Bogor, Jawa Barat, pada Sabtu. Kegiatan ini berlangsung sebagai ruang ibadah sekaligus memperkuat fungsi sosial kawasan konservasi.
Pelaksanaan Salat Idul Fitri tersebut menghadirkan Kepala BRIN, Prof Arif Satria sebagai khatib, sementara imam dipimpin oleh Ketua MUI Kota Bogor, KH TB Muhidin. Acara ini turut dihadiri Wali Kota Bogor, Dedie A Rachim, bersama jajaran pemerintah kota.
Managing Director PT Mitra Natura Raya (MNR), Marga Anggrianto, menjelaskan bahwa penyelenggaraan ibadah di Kebun Raya Bogor adalah bagian dari komitmen menghadirkan ruang publik yang inklusif bagi masyarakat. “Kami berkomitmen memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, terutama warga Kota Bogor. Salat Idul Fitri di Kebun Raya Bogor merupakan tradisi yang sudah berlangsung lama dan terus kami tingkatkan kualitasnya,” ujar Marga.
Kegiatan ini, yang merupakan agenda rutin tahunan oleh Dewan Kesejahteraan Masjid (DKM) Masjid Kifayatul Abidin Kebun Raya Bogor, juga menjadi sarana mempererat silaturahmi antara pengelola Kebun Raya dan masyarakat. General Manager Corporate Communication PT Mitra Natura Raya, Zaenal Arifin, menjelaskan bahwa pelaksanaan Salat Idul Fitri akan digelar di area Reinwardt atau dekat Ecodome, dengan akses masuk melalui Pintu 3 Kebun Raya Bogor.
“Jamaah tidak dipungut biaya tiket masuk dan pelaksanaan Shalat Idul Fitri berlangsung pukul 06.00 hingga 08.00 WIB,” kata Zaenal. Pada pelaksanaan tahun sebelumnya, jumlah jamaah mencapai sekitar 3.000 orang yang datang secara tertib sejak pagi hari, didominasi masyarakat sekitar Kebun Raya Bogor.
Zaenal berharap pelaksanaan tahun ini dapat berjalan lebih khusyuk dan nyaman, sekaligus memberikan pengalaman spiritual yang lebih mendalam bagi jamaah. “Kami berharap jamaah dapat melaksanakan ibadah dengan khusyuk di tengah lingkungan hijau, serta setelahnya dapat kembali bersilaturahmi bersama keluarga,” ujarnya.
Selain sebagai lokasi ibadah, kegiatan ini juga menegaskan peran Kebun Raya Bogor sebagai ruang publik yang tidak hanya berfungsi sebagai kawasan konservasi, tetapi juga sebagai pusat kegiatan sosial dan keagamaan masyarakat Kota Bogor.
Konten ini diolah dengan bantuan AI.
sumber : antara
.png)
9 hours ago
5













































