Seorang anak berjalan di antara reruntuhan bekas rumah warga di desa Cedeno, Honduras, Kamis (18/6/2026). Cedeno, sebuah desa nelayan kecil di pantai Pasifik Honduras, menghadapi ancaman terberat dari perubahan iklim. (FOTO : EPA/GUSTAVO AMADOR)
Reruntuhan bekas rumah warga terlihat di desa Cedeno, Honduras, Kamis (18/6/2026). Erosi pantai dan naiknya permukaan laut selama 30 tahun terakhir, membuat desa itu perlahan hilang. (FOTO : EPA/GUSTAVO AMADOR)
Nelayan menjemur ikan di desa Cedeno, Honduras, Kamis (18/6/2026). Menurut laporan yang diterbitkan oleh Amnesty International pada Juni 2026, garis pantai di Cedeno telah menyusut sekitar 135 meter sepanjang tahun 2004 dan 2026, setara dengan 6,13 meter per tahun. (FOTO : EPA/GUSTAVO AMADOR)
Garis pantai di desa Cedeno, Honduras, Kamis (18/6/2026). Erosi pantai dan kenaikan air laut mengancam tempat tinggal penduduk Cedeno. (FOTO : EPA/GUSTAVO AMADOR)
Seorang anak berdiri di antara reruntuhan bekas rumah warga di desa Cedeno, Honduras, Kamis (18/6/2026). Cedeno, sebuah desa nelayan kecil di pantai Pasifik Honduras, menghadapi ancaman terberat dari perubahan iklim. Erosi pantai dan naiknya permukaan laut selama 30 tahun terakhir, membuat desa itu perlahan hilang. Menurut laporan yang diterbitkan oleh Amnesty International pada Juni 2026, garis pantai di Cedeno telah menyusut sekitar 135 meter sepanjang tahun 2004 dan 2026, setara dengan 6,13 meter per tahun. Hilangnya wilayah ini mengancam tempat tinggal penduduk Cedeno. (FOTO : EPA/GUSTAVO AMADOR)
Pohon mengering di desa Cedeno, Honduras, Kamis (18/6/2026). Cedeno, sebuah desa nelayan kecil di pantai Pasifik Honduras, menghadapi ancaman terberat dari perubahan iklim. Erosi pantai dan naiknya permukaan laut selama 30 tahun terakhir, membuat desa itu perlahan hilang. Menurut laporan yang diterbitkan oleh Amnesty International pada Juni 2026, garis pantai di Cedeno telah menyusut sekitar 135 meter sepanjang tahun 2004 dan 2026, setara dengan 6,13 meter per tahun. Hilangnya wilayah ini mengancam tempat tinggal penduduk Cedeno. (FOTO : EPA/GUSTAVO AMADOR)
REPUBLIKA.CO.ID, HONDURAS -- Reruntuhan bekas rumah warga terlihat di desa Cedeno, Honduras, Kamis (18/6/2026). Cedeno, sebuah desa nelayan kecil di pantai Pasifik Honduras, menghadapi ancaman terberat dari perubahan iklim.
Erosi pantai dan naiknya permukaan laut selama 30 tahun terakhir, membuat desa itu perlahan hilang. Menurut laporan yang diterbitkan oleh Amnesty International pada Juni 2026, garis pantai di Cedeno telah menyusut sekitar 135 meter sepanjang tahun 2004 dan 2026, setara dengan 6,13 meter per tahun. Hilangnya wilayah ini mengancam tempat tinggal penduduk Cedeno.
sumber : EPA
.png)
6 hours ago
2






































