Puncak Arus Balik Lebaran 2026 Terlewati, Kecelakaan Turun 7,8 Persen

4 hours ago 2

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo memastikan puncak arus balik Lebaran 1447 Hijriah/2026 Masehi telah terlewati. Hal itu disampaikannya usai meninjau langsung kondisi arus balik di Pelabuhan Bakauheni, Lampung Selatan, Sabtu, bersama Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi.

"Secara umum, kami melihat bahwa puncak arus balik sudah kita lewati, dan tinggal 13,07 persen lagi yang harus kami hadapi," ujar Sigit.

Berdasarkan data PT Jasa Marga (Persero), jumlah kendaraan yang keluar dari Jakarta selama periode mudik tercatat sebanyak 2.946.891 unit, atau naik 20,49 persen dibandingkan kondisi normal dan naik 1,82 persen dibandingkan Lebaran 2025.

Sementara itu, kendaraan yang telah kembali ke Jakarta hingga Sabtu pagi tercatat sebanyak 2.561.629 unit, sehingga masih tersisa sekitar 385.262 kendaraan atau 13,07 persen yang belum kembali.

Selain arus kendaraan pribadi, pergerakan penumpang melalui berbagai moda transportasi juga mengalami peningkatan signifikan dibandingkan tahun lalu. Penumpang kereta api tercatat 3.407.676 orang atau naik 7,84 persen, transportasi udara sekitar 4,123 juta penumpang atau naik 6,27 persen, transportasi laut sebanyak 4.751.186 penumpang atau naik 13,89 persen, dan transportasi darat mencapai 3.131.582 penumpang atau naik 13,3 persen.

Capaian yang paling menonjol dari pengelolaan arus mudik dan balik tahun ini adalah penurunan angka kecelakaan lalu lintas dan fatalitas. Sigit menyebutkan, kejadian kecelakaan lalu lintas turun 7,8 persen dibandingkan tahun lalu, sementara angka kematian turun 112 orang, dari 377 jiwa pada 2025 menjadi 265 jiwa pada 2026.

"Jadi kejadian kecelakaan lalu lintas saat ini turun 7,8 persen dibandingkan tahun lalu, sementara untuk fatalitas yaitu yang meninggal turun 112 orang dari 377 menjadi 265," kata Listyo.

Kapolri menilai pencapaian tersebut tidak lepas dari sinergi aparat, operator transportasi, dan kepatuhan masyarakat selama masa angkutan Lebaran. Khusus di Pelabuhan Bakauheni, kondisi arus balik disebutnya tetap berada pada kategori hijau berkat penerapan berbagai skema rekayasa lalu lintas yang berjalan efektif, meliputi delaying system, buffer zone, dan pengaturan pengecekan tiket.

"Dengan pola-pola rekayasa yang telah disiapkan mulai dari delaying system, buffer zone, sampai dengan pengaturan terkait pengecekan tiket, alhamdulillah semuanya bisa terjaga untuk situasi tetap berada di situasi normal atau hijau," ucap Sigit.

Ia juga menyebutkan bahwa salah satu dimensi layanan yang dikembangkan kepolisian tahun ini adalah layanan ramah anak, sebagai bagian dari peningkatan kualitas pelayanan mudik secara keseluruhan.

sumber : Antara

Read Entire Article
IDX | INEWS | SINDO | Okezone |