Rencana Indonesia menggulirkan mandatori biodiesel B50 dinilai menjadi sentimen positif bagi harga dan permintaan crude palm oil (CPO).
![]()
Program B50 Prabowo Diproyeksi Dongkrak Permintaan CPO, CIMB Kerek Target Harga. (Foto: Freepik)
IDXChannel – Rencana Indonesia menggulirkan mandatori biodiesel B50 dinilai menjadi sentimen positif bagi harga dan permintaan crude palm oil (CPO), seiring potensi lonjakan kebutuhan domestik dalam beberapa tahun ke depan.
Analis CIMB Securities Ivy Ng Lee Fang mengatakan, dikutip Dow Jones Newswires, Selasa (31/3/2026), kebijakan campuran biodiesel 50 persen berbasis sawit berpotensi menambah permintaan hingga 4 juta ton per tahun dan memperketat pasokan ekspor, meski detail implementasinya masih belum sepenuhnya jelas.
Sebagai informasi, saat ini Indonesia masih menerapkan program B40.
Menurut dia, kenaikan harga CPO akan menguntungkan perusahaan perkebunan di sektor hulu, meski dampaknya bisa sedikit teredam oleh kenaikan biaya bahan bakar dan pupuk.
CIMB juga menaikkan proyeksi harga rata-rata CPO, yakni menjadi 4.400 ringgit Malaysia per ton untuk 2026 dari sebelumnya 4.000 ringgit per ton, serta 4.500 ringgit per ton untuk 2027 dari 4.200 ringgit per ton.
Di sisi pasar, kontrak berjangka (futures) minyak sawit Malaysia melemah pada perdagangan Selasa (31/3) setelah menguat selama tiga hari beruntun, mengikuti pelemahan minyak nabati pesaing.
.png)
14 hours ago
4

















































