Dapat Sinyal Positif dari S&P, Purbaya Sebut Rating Utang RI Aman Dua Tahun ke Depan

4 hours ago 2

Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa membawa kabar baik usai pertemuannya dengan lembaga pemeringkat internasional S&P Global Ratings di Amerika Serikat (AS).

 iNews Media Group.

Dapat Sinyal Positif dari S&P, Purbaya Sebut Rating Utang RI Aman Dua Tahun ke Depan. Foto: iNews Media Group.

IDXChannel - Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa membawa kabar baik usai pertemuannya dengan lembaga pemeringkat internasional S&P Global Ratings di Amerika Serikat (AS). 

Dalam pertemuan tersebut, S&P memberikan sinyal kuat bahwa peringkat utang (sovereign credit rating) Indonesia akan tetap bertahan di level BBB dengan outlook stabil untuk dua tahun ke depan.

Purbaya menceritakan pihak S&P langsung memberikan inti penilaian mereka di awal diskusi, yang sempat membuatnya terkejut sekaligus lega di tengah ketidakpastian ekonomi global.

"Dia ngomong intinya dulu. Habis itu ngomong yang lain-lain. Intinya apa dia bilang? Rating kamu tidak berubah. BBB. Outlook stabil. Wah, saya bilang terima kasih. Dia bilang, 'kamu kelihatannya kaget. Kamu mengharapkan turun ya?' Gitu dia bilang," ujar Purbaya ke awak media di Kemenkeu, Selasa (21/4/2026).

Purbaya menegaskan sinyal dari S&P memberikan kepastian bagi pasar keuangan Indonesia. Dengan peringkat triple B yang terjaga, surat utang negara tetap berada dalam kategori layak investasi (investment grade).

Berdasarkan hasil diskusi tersebut, Purbaya menangkap komitmen S&P untuk tidak mengubah peringkat Indonesia dalam waktu dekat, meski pengawasan rutin tetap akan dilakukan.

"Itu artinya selama dua tahun ke depan, rating peringkat kamu nggak akan berubah. Kalau saya baca sinyal dia, dia bilang gitu. Artinya, dua tahun ke depan nggak akan berubah peringkat yang mungkin bisa negatif tapi nggak akan berubah. Peringkat triple B-nya. Artinya masih investment grade," ujar dia.

Purbaya menuturkan pertemuan tersebut berlangsung cukup cair. Dia pun mengaku terbantu oleh rutinitasnya menjawab pertanyaan awak media sehingga sangat siap ketika S&P melontarkan pertanyaan teknis yang sama mengenai defisit anggaran dan pengelolaan fiskal.

Keyakinan S&P terhadap Indonesia, kata Purbaya, semakin menguat karena cara penyampaian pemerintah yang dinilai lugas dan meyakinkan. Pihak S&P bahkan mengundangnya untuk menghadiri acara resmi mereka yang akan digelar di Jakarta pada Mei mendatang.

"Mereka mengundang saya untuk menghadiri acara yang akan S&P di bulan Mei. Tahun ini ya. Saya tanya, acara di mana? Di Jakarta. Yaudah saya datang. Jadi hubungan kita dengan S&P baik. Dan mereka juga terbuka. Apa yang harus kita perhatikan, segala macam," kata Purbaya.

Halaman : 1 2

Read Entire Article
IDX | INEWS | SINDO | Okezone |