Pemerintah Apresiasi Kontribusi Rumah Zakat Dalam Pembangunan Nasional

1 day ago 5

REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG – Pemerintah melalui Kementerian Koordinator Pemberdayaan Masyarakat kian mengakui kontribusi signifikan lembaga filantropi, khususnya Rumah Zakat dalam program pembangunan ekonomi nasional. Demikian dikatakan Menteri Koordinator Pemberdayaan Masyarakat Muhaimin Iskandar (Cak Imin) dalam sambutannya di Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Rumah Zakat 2026 di Kota Bandung, Senin (19/1/2026).      

Cak Imin hadir di Rakernas Rumah Zakat 2026 didampingi Wakil Ketua Komisi V DPR RI Syaiful Huda dan anggota DPRD Provinsi Jabar Muhamad Sidkon Djampi. Di hadapan ratusan amil dan pimpinan Rumah Zakat, Cak Imin menyatakan keberadaan Rumah Zakat dan lembaga filantropi lainya tidak lagi sekadar pelengkap program pembangunan.

Lebih dari itu, tegas dia, Rumah Zakat dan lembaga filantropi lainnya merupakan mitra kolaborasi pemerintah dalam menjalankan pembangunan. Cak Imin menyampaikan terima kasih kepada Rumah Zakat yang telah berhasil melakukan pemberdayaan masyarakat.

‘’Termasuk soal data DTSEN (Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional), lembaga filantropi termasuk Rumah Zakat dinilai memiliki data valid,’’ ujarnya. Dengan data itu, papar Cak Imin, maka program kesejahteraan masyarakat menjadi lebih efektf dan akurat.

Masih dikatakan Cak Imin, kontribusi Rumah Zakat dalam menggerakan ekonomi dan memberdayakan masyarakat Indonesia cukup signifikan. Pihaknya mendukung program kerja Rumah Zakat dan tetap jaga kepercayaan masyarakat.

CEO Rumah Zakat Irvan Nugraha menyampaikan terima kasih kepada pemerintah, donatur dan masyarakakat Indonesia yang selama ini mempercayai Rumah Zakat. Ditegaskan dia, menjaga kepercayaan masyarakat merupakan komitmen bagi Rumah Zakat.

Kepercayaan itu pula, tegas dia, yang membuat nilai penghimpunan dan penyaluran donasi melalui Rumah Zakat tahun 2025 tumbuh 15 persen dari tahun 2024. Dia mengungkapkan, sepanjang 2025, dana yang dihimpun dari masyarakat melalui Rumah Zakat mencapai Rp 468 miliar.

Sepanjang 2025 pula, ungkap Irvan, dana yang sudah disalurkan kepada penerima manfaat mencapai Rp 412 miliar. ‘’Kami lembaga filantropi, ketika menghimpun dana bulan ini, maka bulan depannya harus sudah disalurkan,’’ tuturnya.

Salah satu penyaluran dana donasi itu, yakni kepada korban bencana Sumatera. Irvan menyebutkan, sedikitnya 223 ribu warga korban bencana di Sumatera menjadi penerima manfaat Program Rumah Zakat beserta mitra sepanjang fase tanggap darurat.

Dalam Rakernas Rumah Zakat 2026, pihaknya kembali mengukuhkan komitmen dalam menumbuhkembangkan perekonomian dan pemberdayaan masyarakat. ‘’Cita-cita kami, yakni memberdayakan masyarakat, agar status mustahik bisa menjadi muzaki,’’ tandasnya.   

Read Entire Article
IDX | INEWS | SINDO | Okezone |