Umat Islam melaksanakan Sholat Istisqa di pelataran Masjid Raya Mujahidin, Pontianak, Kalimantan Barat, Sabtu (29/8/2026). Sholat sunah Istisqa tersebut digelar untuk memohon kepada Allah SWT agar menurunkan hujan sehingga kemarau panjang serta kebakaran hutan dan lahan di Kalimantan Barat segera berakhir.
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – Pengurus Besar Ikatan Alumni Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PB IKA PMII) bersama Lembaga Amil Zakat Gerak Kita Indonesia (LAZ Gerakin) menyerukan pelaksanaan shalat istisqa secara serentak di tengah rentetan bencana yang melanda sejumlah wilayah Indonesia dalam setahun terakhir. Seruan tersebut disampaikan sebagai ikhtiar spiritual di tengah bencana ekologis dan geologis, mulai dari kebakaran hutan dan lahan (karhutla), gempa bumi, hingga banjir.
Sekretaris Jenderal PB IKA PMII Muhammad Nur Purnamasidi atau Bang Pur menyampaikan keprihatinan atas dampak bencana yang terus dirasakan masyarakat. Ia secara khusus menyoroti karhutla di Kalimantan dan Sumatra yang berdampak pada kehidupan masyarakat, termasuk menipisnya ketersediaan air bersih di sejumlah wilayah Kalimantan.
Menurut Purnamasidi, kabut asap juga perlu mendapat perhatian, terutama terhadap proses belajar-mengajar dan kesehatan masyarakat.
“Pemerintah daerah dan pemerintah pusat harus memastikan aktivitas pendidikan tetap berjalan sekaligus memprioritaskan penanganan risiko infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) akibat paparan asap,” ujar Purnamasidi dalam siaran persnya, Sabtu (5/9/2026).
Sementara itu, Direktur Utama LAZ Gerakin Sandi Suwardi Hasan mengajak masyarakat di daerah terdampak maupun wilayah lain, termasuk Jakarta, untuk melaksanakan shalat istisqa sebagai ikhtiar spiritual menghadapi rentetan bencana.
LAZ Gerakin juga mengajak Kementerian Agama, Majelis Ulama Indonesia (MUI), Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, serta berbagai pihak lainnya untuk menggerakkan pelaksanaan shalat istisqa secara lebih luas.
“Kami mengajak Kemenag, MUI, PBNU, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, serta berbagai pihak lain untuk turut mempertimbangkan dan menggerakkan pelaksanaan shalat istisqa secara lebih luas,” kata Sandi.
Seruan tersebut disampaikan bersamaan dengan ajakan agar penanganan bencana tetap dilakukan melalui langkah-langkah nyata. PB IKA PMII dan LAZ Gerakin menilai ikhtiar spiritual dan upaya penanganan bencana dapat berjalan beriringan.
.png)
1 hour ago
1














































