Menko AHY: Penurunan Tanah dan Banjir Rob Ancaman Puluhan Juta Warga Pantura

1 day ago 11

Sejumlah menteri Kabinet Merah Putih usai pertemuan dengan Presiden Prabowo Subianto di Istana Kepresidenan Jakarta, Selasa (12/5/2026) malam WIB.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Presiden RI menerima sejumlah Menteri Kabinet Merah Putih di Istana Merdeka, Jakarta Pusat, Selasa (12/5/2026). Pertemuan tersebut membahas berbagai isu strategis di bidang infrastruktur dan pembangunan kewilayahan, termasuk di antaranya terkait pengembangan sekaligus perlindungan Pantai Utara Jawa.

Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menjelaskan, pertemuan dengan RI 1 salah satunya membahas tentang penurunan tanah di Pulau Jawa. Pemerintah ingin menangani masalah banjir rob yang kerap terjadi di pesisir Jawa.

"Kita tahu bahwa kondisinya hari ini menghadapi tantangan, baik dari land subsidence, penurunan permukaan tanah maupun banjir rob akibat naiknya permukaan air laut. Menyelamatkan belasan bahkan puluhan juta masyarakat di Pantura sekaligus juga ekonominya, karena banyak sekali sentra industri dan kawasan ekonomi khusus yang ada di sana," kata AHY kepada awak media usai pertemuan.

Menurut AHY, pemerintah pun bakal membangun tanggul raksasa di sepanjang 575 kilometer (km). Dalam pembangunan giant sea wall, sambung dia, pemerintah tidak hanya berfokus pada perlindungan wilayah pesisir, tetapi juga menjadikannya sebagai bagian dari upaya menciptakan pusat pertumbuhan ekonomi baru.

Menteri Investasi dan Hilirisasi, Rosan Perkasa Roeslani menjelaskan, pemerintah saat ini sedang menyempurnakan master plan pembangunan dengan melibatkan berbagai pihak terkait. Meski begitu, proses pembuatan kajian masih belum rampung.

"Jadi tidak hanya dibangun giant seawall-nya saja, tapi juga titik-titik untuk meningkatkan ekonomi, meningkatkan investasi, dan juga memberikan dampak positif terhadap perekonomian. Itu kita sedang melihat dan juga memberikan masukan, dan juga melakukan pengkajiannya," ujar Rosan.

Menurut dia, proyek tersebut diharapkan mampu melahirkan kawasan ekonomi baru yang dapat menggerakkan aktivitas investasi dan pembangunan daerah. "Sehingga nanti ini bisa tercipta suatu titik perekonomian baru tidak hanya di Jakarta, tapi juga di tempat yang akan dibangun giant seawall ini," ucap Rosan.

Read Entire Article
IDX | INEWS | SINDO | Okezone |