Santri membawa paket Makanan Bergizi Gratis untuk berbuka puasa di Pondok Modern Tahfidz Nurul Jannah Manokwari, Papua Barat, Senin (23/2/2026). SPPG Borasi Manokwari menyalurkan sebanyak 60 paket MBG bagi para santri di pesantren selama Ramadhan, guna memastikan pemenuhan gizi tetap optimal saat berpuasa.
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa menyebut Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang diliburkan selama Idul Fitri. Upaya ini dapat menghemat anggaran beberapa triliun rupiah.
"Ketua MBG sudah lapor, kan, ya? Katanya liburan akan diberhentikan katanya. Hemat lumayan berapa triliun. Dia bilang, kan, saya udah baca juga tuh," kata Purbaya, Kamis (19/3/2026).
Jadi yang liburan tidak akan keluar MBG-nya, itu hemat lumayan. Nanti pas itu jalan lagi biasa," tambahnya.
Purbaya merujuk kepada pernyataan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana yang menyatakan Program MBG akan diliburkan selama Idul Fitri dan dapat menghemat anggaran hingga sekitar Rp 5 triliun. Dalam pernyataan pada Selasa (17/3/2026), Kepala BGN menyebut bahwa penyaluran MBG ke sekolah-sekolah dihentikan sejak 13 Maret 2026 dan pengiriman untuk ibu hamil, menyusui serta balita dilakukan terakhir pada 17 Maret 2026.
Dia menyebut Program MBG akan kembali disalurkan kepada para penerima per 31 Maret 2026. "Itu kurang lebih sekitar Rp 5 triliun dihemat dengan seperti itu," tuturnya.
Dadan juga menjelaskan, pada 18-24 Maret tidak dilakukan penyaluran MBG bagi seluruh sasaran penerima manfaat, baik peserta didik maupun non-peserta didik. Sebagai penggantinya, distribusi dilakukan lebih awal.
Sementara itu, Purbaya juga menyampaikan pada Senin (16/3/2026) bahwa masih terdapat ruang efisiensi anggaran dari program MBG yang mendapatkan pagu Rp 335 triliun. Purbaya mengatakan MBG merupakan program yang baik lantaran membantu banyak masyarakat, terutama kelompok kelas bawah. Hanya saja, menurut dia, pelaksanaan program MBG masih bisa untuk lebih dioptimalkan.
"MBG akan diefisienkan, cara mereka belanjanya. Saya pikir MBG itu program yang bagus karena nggak semuanya kaya. Hanya pelaksanaannya dioptimalkan saja," ujar Purbaya
Saat ini, Purbaya juga tengah menyusun rencana efisiensi anggaran sejumlah kementerian/lembaga sebagai salah satu upaya menjaga defisit Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) Tahun Anggaran 2026 tetap di bawah tiga persen.
sumber : Antara
.png)
9 hours ago
4















































