REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA, – Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi menegaskan pentingnya menjaga kualitas konstruksi MRT Fase 2A di Jakarta. Hal ini disampaikan dalam keterangan pers di Jakarta pada Selasa, guna memastikan keselamatan, ketepatan waktu penyelesaian proyek, serta kenyamanan masyarakat pengguna transportasi publik.
Dudy mendorong koordinasi lintas sektor agar pembangunan infrastruktur tersebut dapat berlangsung efektif tanpa mengganggu kelancaran lalu lintas maupun aktivitas ekonomi warga di sekitar area proyek. Ia menyatakan bahwa pembangunan MRT Fase 2A menunjukkan progres yang menggembirakan, dengan segmen 1 rute HI-Monas mencapai 80,47 persen dan segmen 2 rute Harmoni-Kota mencapai 51,04 persen.
Menteri Perhubungan berharap proses pembangunan terus berjalan lancar, aman, dan sesuai rencana. “Kehadiran MRT tidak hanya meningkatkan konektivitas transportasi publik di wilayah Jakarta, namun juga menjadi solusi mobilitas perkotaan yang modern, efisien, dan ramah lingkungan,” ujar Dudy.
Sejak beroperasi, MRT Jakarta terus menunjukkan kinerja operasional yang positif dengan MRT Fase 1 Lebak Bulus-Bundaran HI melayani 47 juta penumpang per tahun. Pada periode Januari hingga Maret 2026, MRT Jakarta telah melayani lebih dari 11,5 juta pelanggan dengan tingkat ketepatan waktu yang sangat tinggi.
Menhub mendampingi Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka meninjau proyek pembangunan MRT Fase 2A Bundaran HI-Kota. Dalam peninjauan tersebut, Wapres Gibran dan Menhub Dudy menyusuri area konstruksi Stasiun Sawah Besar hingga Stasiun Harmoni. “Secara keseluruhan, tadi sudah dilaporkan Pak Dirut (MRT) progres pembangunannya sudah mencapai 59 persen. Di akhir tahun 2027, HI-Monas tersambung dan sudah beroperasi, lalu di akhir 2029 nyambung sampai ke Stasiun Kota,” kata Wapres Gibran.
Wapres Gibran menambahkan bahwa salah satu program prioritas Presiden Prabowo Subianto adalah menciptakan transportasi publik yang aman, nyaman, terintegrasi, serta modern. Untuk mewujudkan hal tersebut, sinergi antara pemerintah pusat dan daerah, termasuk dukungan dari kawasan aglomerasi, sangat dibutuhkan.
Wapres juga mengapresiasi Kementerian Perhubungan, Pemprov DKI Jakarta, dan PT MRT Jakarta, khususnya para pekerja konstruksi yang telah berkolaborasi dan bekerja keras dalam menyelesaikan proyek MRT Fase 2A. “Jadi, ini progres yang luar biasa sekali. Terima kasih sekali sudah bekerja pagi, siang, malam, sehingga progres pembangunan yang ada di sini bisa sesuai timeline,” kata Wapres Gibran.
Turut hadir dalam peninjauan ini, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung, Dirjen Perkeretaapian Kemenhub Allan Tandiono, dan Direktur Utama PT MRT Jakarta Tuhiyat.
Konten ini diolah dengan bantuan AI.
sumber : antara
.png)
4 hours ago
1















































