Malam Kemerdekaan AS Berdarah, Delapan Orang Ditembak di Brooklyn

5 hours ago 3

Ilustrasi penembakan.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Suasana perayaan Hari Kemerdekaan Amerika Serikat berubah menjadi kepanikan setelah rentetan tembakan mengguncang kawasan Coney Island, Brooklyn, pada Sabtu malam, 4 Juli 2026, waktu setempat. Sedikitnya delapan orang terluka, termasuk empat anak-anak, dalam insiden yang kini masih diselidiki oleh Departemen Kepolisian New York (NYPD).

Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 22.37 waktu setempat di blok 2900 West 31st Street, Coney Island, Brooklyn, New York. Lokasi penembakan tersebut berjarak sekitar 328 kilometer dari Washington, D.C., ibu kota Amerika Serikat, tempat Presiden Donald Trump memimpin pemerintahan dari Gedung Putih.

Dalam keterangannya, NYPD menyebut para korban terdiri atas seorang pria berusia 37 tahun, pria 33 tahun, perempuan 25 tahun, perempuan 21 tahun, serta empat anak laki-laki yang masing-masing berusia 14 tahun, 12 tahun, 7 tahun, dan 6 tahun.

Seluruh korban segera dievakuasi oleh tim medis ke rumah sakit terdekat. Polisi menyatakan tujuh korban berada dalam kondisi stabil, sedangkan seorang perempuan berusia 21 tahun mengalami luka kritis dan masih menjalani perawatan intensif, sebagaimana diberitakan sejumlah media Amerika pada Ahad (5/7/2026).

Petugas yang melakukan olah tempat kejadian perkara menemukan sebuah senjata api di lokasi penembakan. Meski demikian, hingga kini belum ada tersangka yang ditangkap.

Penyidik masih berupaya mengungkap motif penembakan, termasuk menelusuri rekaman kamera pengawas dan memeriksa para saksi yang berada di sekitar lokasi ketika rentetan tembakan terjadi.

Insiden tersebut kembali menyoroti tingginya kasus kekerasan bersenjata di Amerika Serikat. Penembakan yang terjadi di tengah perayaan Hari Kemerdekaan itu juga memicu kepanikan di kawasan yang sebelumnya dipadati warga dan pengunjung yang merayakan malam libur nasional.

sumber : Xinhua

Read Entire Article
IDX | INEWS | SINDO | Okezone |