Kompetensi Komisaris BUMN Dipertanyakan, Qodari Beberkan Modal Dasar Penunjukkan

8 hours ago 2

Pernyataan tersebut disampaikan Qodari saat menanggapi pertanyaan mengenai standar kompetensi dalam pengangkatan komisaris BUMN.

Kompetensi Komisaris BUMN Dipertanyakan, Qodari Beberkan Modal Dasar Penunjukkan

Kompetensi Komisaris BUMN Dipertanyakan, Qodari Beberkan Modal Dasar Penunjukkan

IDXChannel - Kepala Badan Komunikasi Pemerintah, Muhammad Qodari menilai kompetensi seorang komisaris BUMN tidak hanya diukur dari latar belakang profesional tertentu.

Menurutnya, modal dasar yang harus dimiliki seorang komisaris adalah akal sehat dan niat baik, yang kemudian diperkuat dengan pengalaman di bidang organisasi, pemerintahan, maupun swasta.

Pernyataan tersebut disampaikan Qodari saat menanggapi pertanyaan mengenai standar kompetensi dalam pengangkatan komisaris BUMN.

Isu ini mencuat di tengah polemik pengangkatan sejumlah komisaris dari kalangan nonkorporasi, mulai dari asisten Raffi Ahmad, Mufli Ananda, yang menjadi Komisaris PT Krakatau Posco hingga relawan pendukung Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka, Ginka Febriyanti Ginting, yang diangkat sebagai Komisaris PT Pertamina Retail (Pertare).

"Kalau hemat saya ya, kalau namanya komisaris itu selama dia, sebetulnya modal dasarnya itu dua. Pertama akal sehat, yang kedua niat baik ya. Yang jelas yang ditempatkan di komisaris biasanya sudah punya pengalaman-pengalaman organisasi, pengalaman pemerintahan, pengalaman swasta," kata Qodari saat dijumpai di Jakarta Selatan, Sabtu (4/7/2026).

"Nah, semua pengalaman-pengalaman itu bisa dimanfaatkan untuk bisa memberikan perspektif dan pengawasan kepada BUMN," lanjutnya.

Halaman : 1 2

Read Entire Article
IDX | INEWS | SINDO | Okezone |