Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump memerintahkan militer Amerika untuk tidak melakukan serangan baru terhadap Iran pada hari Jumat.
![]()
AS Tunda Serangan Udara ke Iran usai Trump Beri Sinyal Akan Mendorong Kesepakatan (FOTO:Dok Laman Investing)
IDXChannel - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump memerintahkan militer Amerika untuk tidak melakukan serangan baru terhadap Iran pada hari Jumat. Menurut laporan media Axios, AS mengakhiri rentetan serangan harian selama hampir dua minggu dalam langkah yang bertujuan untuk memberikan ruang bagi negosiasi diplomatik.
Dilansir dari laman Investing Minggu (26/7/2026), namun, risiko eskalasi yang lebih luas meningkat setelah juru bicara Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) memperingatkan pada hari Sabtu bahwa Inggris dan negara-negara Teluk di kawasan itu akan menjadi "target yang pasti dan sah" jika mereka mendukung tindakan militer AS terhadap Teheran.
Berbicara di stasiun penyiaran negara Iran, IRIB, juru bicara IRGC mengklaim bahwa pesawat pembom Amerika baru-baru ini menggunakan lapangan udara Inggris untuk melakukan operasi. Mereka juga memperingatkan pemerintah asing mana pun yang membantu Washington bahwa aset mereka akan dianggap sebagai sasaran pembalasan.
Pembicaraan yang tajam ini muncul pada saat yang genting, karena delegasi Oman tiba di Teheran pada hari Jumat untuk menengahi persyaratan kerangka kerja angkatan laut yang dapat membuka blokade koridor transit penting tersebut.
Sumber-sumber regional mengatakan kepada Axios bahwa kemajuan telah dicapai dan draf perjanjian dapat dicapai selama akhir pekan, sehingga Presiden Trump dapat menentukan apakah Washington akan menerima proposal tersebut.
.png)
8 hours ago
3
















































