Ini Sejumlah Keuntungan Jika Ojek Daring Gunakan Kendaraan Listrik

3 hours ago 1

Pengemudi ojek online melakukan scan barcode untuk mengganti baterai sepeda motor listrik di Swapping Station SPBU Kuningan, Jakarta, Selasa (22/02/202). Pemerintah terus mendorong pengembangan kendaraan listrik berbasis baterai di Indonesia sekaligus menyiapkan pengembangan ekosistem kendaraan listrik yang kuat. Ekosistem tersebut terdiri atas kendaraan listrik dan komponen pendukungnya, industri baterai listrik, industri recycling (daur ulang) baterai listrik, jaringan charging station (stasiun pengisian) dan swap battery (penukaran baterai).Prayogi/Republika

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – Elektrifikasi kendaraan roda dua di sektor ojek online dan logistik dinilai dapat menjadi langkah paling rasional untuk menekan beban subsidi BBM sekaligus memperkuat ketahanan energi nasional.

“Kalau kita asumsikan ada sekitar 7 juta pengemudi, maka konsumsi bisa mencapai 35–70 juta liter per hari. Dalam setahun, itu setara dengan sekitar 12,7–25,5 miliar liter BBM,” kata Kepala Center of Food, Energy and Sustainable Development Institute for Development of Economics and Finance, Abra Talattov, dalam keterangannya di Jakarta, Jumat (26/3/2026).

Menurut Abra, sektor ojek online dan logistik merupakan target paling efektif karena memiliki tingkat konsumsi BBM yang besar dan konsisten setiap hari.

Dia memperkirakan satu pengemudi ojek online rata-rata mengonsumsi sekitar 5–10 liter BBM per hari.

Dengan angka konsumsi sebesar itu, menurutnya, pengalihan sebagian penggunaan kendaraan berbahan bakar fosil ke motor listrik akan memberikan dampak signifikan terhadap penghematan subsidi energi.

Bahkan, jika hanya 20 persen–30 persen pengemudi beralih ke motor listrik, potensi penghematan BBM diperkirakan mencapai 2,5–7,5 miliar liter per tahun.

Dia mengatakan, dengan asumsi subsidi rata-rata sekitar Rp1.500 sampai Rp2.000 per liter, potensi penghematan fiskal bisa mencapai Rp3,7 sampai Rp15 triliun per tahun.

“Ini angka yang sangat signifikan untuk mulai mengurangi tekanan terhadap APBN,” jelasnya.

Read Entire Article
IDX | INEWS | SINDO | Okezone |