Piala Golden Globe.
REPUBLIKA.CO.ID, LOS ANGELES -- Penampilan yang dihasilkan oleh aktor berbasis kecerdasan buatan (AI) tidak akan memenuhi syarat untuk masuk nominasi Golden Globe Awards. Penyelenggara ajang penghargaan tersebut mengumumkan aturan baru itu beberapa hari setelah Academy Awards atau Oscar juga mengambil langkah serupa.
Dalam pedoman terbaru itu, dikutip dari Malay Mail, Jumat (8/5/2026), penggunaan AI untuk membantu atau menyempurnakan penampilan seorang aktor tidak otomatis membuat karya tersebut didiskualifikasi. Namun, penampilan utama tetap harus berasal dari manusia asli.
Pengajuan karya di mana sebuah penampilan secara substansial dihasilkan atau diciptakan oleh kecerdasan buatan tidak memenuhi syarat untuk dipertimbangkan dalam ajang penghargaan tahunan film dan televisi tersebut, kata penyelenggara Golden Globe.
Mereka menambahkan, penggunaan AI untuk peningkatan teknis atau kosmetik, seperti membuat aktor tampak lebih muda atau lebih tua, maupun modifikasi visual lainnya, masih dimungkinkan. Syaratnya, penampilan dasar tetap berasal dari aktor yang dikreditkan dan AI tidak menggantikan atau mengubah secara material performa sang aktor.
Aturan baru itu muncul hanya beberapa hari setelah Academy of Motion Picture Arts and Sciences selaku penyelenggara Oscar memperketat penggunaan AI di industri perfilman. Pihak Academy menegaskan bahwa hanya penampil manusia nyata, bukan avatar AI mereka, yang berhak bersaing memperebutkan penghargaan Oscar. Selain itu, naskah film juga harus ditulis oleh manusia, bukan chatbot berbasis AI.
Penggunaan kecerdasan buatan masih menjadi salah satu isu paling sensitif di industri hiburan Hollywood. Topik ini bahkan menjadi pusat aksi mogok kerja besar pada 2023, ketika aktor dan penulis skenario memperingatkan bahwa teknologi tanpa regulasi dapat mengancam mata pencaharian mereka.
Pembatasan baru tersebut juga muncul setelah versi AI mendiang aktor Val Kilmer diperkenalkan kepada para pemilik bioskop, setahun setelah bintang film Top Gun itu meninggal dunia. Versi digital Kilmer yang tampak muda muncul dalam trailer film aksi arkeologi As Deep as the Grave dan mengatakan kepada karakter lain, “Jangan takut pada kematian dan jangan takut padaku.”
Proyek tersebut dibuat dengan dukungan penuh keluarga Kilmer. Mereka memberikan akses terhadap arsip video sang aktor yang kemudian digunakan untuk menciptakan kembali sosok Kilmer pada berbagai fase kehidupannya.
.png)
7 hours ago
3
















































