Dia mengingatkan agar pasar tidak terjebak dalam narasi bahwa faktor eksternal menjadi satu-satunya pendongkrak kurs rupiah.
![]()
Ekonom Ungkap Penurunan Harga Minyak Bukan Faktor Satu-satunya Penguatan Rupiah. (Foto Istimewa)
IDXChannel - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) atau USD mulai menunjukkan pergerakan positif dalam beberapa waktu terakhir. Fluktuasi harga minyak mentah dunia yang juga mulai menurun digadang-gadang pemerintah dapat berefek langsung pada penguatan nilai mata uang Garuda.
Seperti yang diutarakan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa baru-baru ini. Penekanan Bendahara Negara soal turunnya harga minyak mentah dunia dapat menjadi katalis dalam memperbaikinya makro ekonomi domestik dan global, terlebih sentimen positif datang dari hasil penilaian lembaga pemeringkat S&P Global yang mengatakan rupiah rata-rata mencapai Rp17.700 per USD pada 2026.
Dari sana, Purbaya mengharapkan adanya peningkatan dalam neraca dagang dan sebaliknya impor energi bisa dikurangi sehingga meminimalkan penggunaan cadangan devisa.
Namun, faktor penurunan harga minyak bukan satu-satunya katalis penguatan rupiah, dan justru temporer. Sebab, ranah fundamental domestik memegang peran yang tak kalah krusial.
.png)
13 hours ago
5

















































