Dishub: Puncak Arus Mudik, 98 Ribu Kendaraan Lewati Jalur Nagreg

9 hours ago 5

Suasana kendaraan melintasi jalur saat pemberlakuan sistem satu arah (one way) sepenggal di jalur mudik Nagreg, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Kamis (19/3/2026) malam. Satlantas Polresta Bandung pada H-2 Lebaran Idul Fitri 2026 telah melakukan sebanyak empat kali sistem satu arah sepenggal di jalur Nagreg menuju jalur Limbangan, Garut dan Tasikmalaya guna mengurai kemacetan volume kendaraan yang mencapai 129.328 hingga pukul 20.00 WIB.

REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG -- Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Bandung mengungkapkan puncak arus mudik di jalur Nagreg berlangsung hari ini atau H-2 Lebaran 1447 Hijriah, Kamis (19/3/2026). Hingga pukul 14.00 WIB, 98 ribu kendaraan roda dua dan roda empat melintasi Nagreg.

Humas Dishub Kabupaten Bandung, Eric Alam mengatakan prediksi puncak arus mudik pada H-2 di jalur Nagreg sesuai dengan prediksi Kementerian Perhubungan dan kepolisian. Tercatat 98 ribu kendaraan roda dua dan empat melintasi jalur Nagreg.

"Ini terbukti dari hasil traffic counting yang kami lakukan di Nagreg ini, bahwa memang hari ini sudah sebanyak 98.000 kendaraan melintas Nagreg sampai dengan pukul 14.00 WIB," ucap dia, Kamis (19/3/2026).

Ia menyebut jumlah tersebut lebih besar dibandingkan Rabu (18/3/2026) kemarin hingga pukul 14.00 WIB kendaraan yang melintas hanya sebesar 71 ribu. Sedangkan saat ini sudah 98.000.

"Ini sebuah peningkatan yang cukup sangat signifikan dan saya meyakini bahwa hari ini akan melebihi jumlah kendaraan total 24 jam di hari kemarin, dengan rata-rata per jam hari ini sebanyak 7.000 kendaraan melintas Nagreg," kata dia.

Ia meyakini setelah 24 jam bakal diketahui puncak arus mudik terjadi hari ini. Eric menyebut dominasi kendaraan masih dipenuhi kendaraan roda dua mencapai 69 persen.

"Jadi pemerintah sudah menggalakkan sebanyak-banyak program mudik gratis, namun memang masyarakat masih menginginkan mudik menggunakan sepeda motor," kata dia.

Ia menambahkan tren arus mudik di jalur Nagreg mengalami kepadatan terjadi setelah sahur hingga pukul 08.00 WIB dan cenderung menurun. Selanjutnya pukul 14.00 WIB cenderung naik hingga berbuka puasa.

"Memang kendaraan yang melintas Nagreg cukup sangat padat. Ini biasanya masyarakat yang mulai bergerak dari Jakarta, Bekasi, Tangerang, Bogor, mereka sudah mulai bergerak setelah berbuka puasa dan mereka sampai di Nagreg di sekitar pukul 12 sampai 2 pagi," ungkap dia.

Read Entire Article
IDX | INEWS | SINDO | Okezone |