Dinkes Ungkap 40 Persen Rumah Sakit di Jabar Belum Miliki Dokter Spesialis Lengkap

2 weeks ago 1

REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG - Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Jawa Barat mengungkapkan 40 persen rumah sakit di Jawa Barat belum memiliki dokter spesialis lengkap. Oleh karena itu, mereka mendukung program percepatan pemenuhan dokter spesialis dan sub spesialis yang digagas oleh Presiden Prabowo Subianto.

"40 persen rumah sakit di Jabar, ada 437 hampir 40 persen belum komplit spesialis dasarnya," ucap Kepala Dinkes Provinsi Jawa Barat Vini Adiani Dewi kepada wartawan seusai mengikuti acara peluncuran pembukaan program studi dokter spesialis di Unpad, Unjani, Unisba, dan Universitas Maranatha, di Graha Sanusi Unpad, Rabu (18/2/2026).

Dengan kondisi itu, ia menyebut selama ini kampus meluluskan dokter spesialis relatif sedikit, hanya lima hingga sepuluh orang dalam satu gelombang. Dengan percepatan yang digagas pemerintah, ia berharap banyak dokter spesialis dan sub spesialis.

"Jadi berharap dengan percepatan ini, ditambah tadi ya dengan beberapa universitas, tentu dalam setiap tahunnya produksi dokter spesialis dan sub spesialis ini akan bertambah cepat, bertambah banyak," kata dia.

Ujungnya, ia mengatakan pemerataan dokter spesialis di Jawa Barat dapat terpenuhi. Tidak hanya itu, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi mendorong agar tidak terdapat lagi antrean pengunjung pasien di Rumah Sakit Hasan Sadikin.

Vini mengatakan, pihaknya akan membagi pelayanan rumah sakit dalam lima wilayah besar. Namun, ia menuturkan hal itu tidak dapat terjadi apabila tidak terdapat percepatan produksi dokter spesialis dan sub spesialis.

Sebelumnya, Sebanyak empat kampus di Kota Bandung dan Kota Cimahi resmi membuka program studi (prodi) pendidikan dokter spesialis dan sub spesialis, Rabu (18/2/2026). Mereka yaitu kampus Universitas Padjadjaran (Unpad), Universitas Islam Bandung (Unisba), Universitas Jenderal Achmad Yani (Unjani) dan Universitas Maranatha.

Program studi pendidikan dokter spesialis yang dibuka yaitu dokter spesialis Obgyn (Obstetri dan Ginekologi) di kampus Unisba dan Universitas Maranatha, dokter sub spesialis dan spesialis di Unpad dan di Unjani prodi Anestesiologi dan terapi intensif.

Read Entire Article
IDX | INEWS | SINDO | Okezone |