REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Kemudahan transaksi digital membuat semakin banyak masyarakat tertarik menggunakan aplikasi trading untuk berinvestasi maupun bertransaksi di pasar keuangan. Namun, di tengah banyaknya pilihan platform yang tersedia, pengguna perlu mencermati aspek keamanan, regulasi, serta pengelolaan dana sebelum menentukan aplikasi yang akan digunakan.
Direktur Kepatuhan PT Handal Semesta Berjangka (HSB) Wulan Pondaag mengatakan, legalitas dan transparansi menjadi faktor utama yang perlu diperhatikan saat memilih platform trading.
Menurut dia, aplikasi trading yang berada di bawah pengawasan regulator memiliki standar operasional dan mekanisme pengelolaan dana yang lebih jelas.
"Hal pertama yang perlu diperiksa adalah legalitas platform trading tersebut. Pilih aplikasi trading yang berada di bawah pengawasan regulator resmi seperti Bappebti," ujar Wulan dalam keterangannya, Ahad (21/6/2026).
Selain regulasi, pengguna juga perlu memperhatikan kemudahan proses deposit dan penarikan dana. Platform yang menyediakan beragam metode pembayaran dinilai dapat memberikan fleksibilitas lebih bagi pengguna dalam bertransaksi.
Saat ini sejumlah aplikasi trading telah menyediakan berbagai pilihan pembayaran digital seperti dompet elektronik, QRIS, virtual account, hingga transfer bank. Kemudahan tersebut memungkinkan dana masuk ke akun trading secara otomatis setelah proses pembayaran berhasil diverifikasi.
Wulan menjelaskan, proses penarikan dana atau withdrawal juga perlu menjadi perhatian. Pengguna disarankan memilih platform yang menyediakan informasi secara terbuka mengenai estimasi waktu pencairan dana, biaya administrasi, dan prosedur verifikasi akun.
Menurut dia, transparansi proses transaksi dapat membantu pengguna memantau status penarikan dana secara langsung melalui aplikasi.
Selain itu, pengguna diingatkan untuk memastikan dana disetor ke rekening resmi perusahaan, bukan ke rekening pribadi yang tidak memiliki identitas yang jelas.
"Hal ini penting untuk meminimalkan risiko penyalahgunaan dana maupun kendala transaksi di kemudian hari," kata Wulan.
Faktor lain yang tidak kalah penting adalah ketersediaan layanan pelanggan. Platform dengan layanan bantuan yang responsif dinilai dapat membantu pengguna memperoleh solusi lebih cepat ketika menghadapi kendala terkait transaksi maupun verifikasi akun.
Wulan mengatakan, calon pengguna sebaiknya memastikan platform memiliki kanal layanan resmi seperti live chat, email, atau layanan pelanggan lainnya yang mudah diakses.
Di sisi keamanan, aplikasi trading juga perlu memiliki sistem perlindungan tambahan seperti verifikasi identitas, autentikasi login, dan validasi transaksi untuk menjaga keamanan akun pengguna.
Menurut Wulan, perkembangan sistem pembayaran digital memang membuat proses transaksi menjadi lebih cepat dan praktis. Namun, pengguna tetap perlu memperhatikan aspek keamanan, transparansi, dan kepatuhan terhadap regulasi sebelum memilih platform trading untuk digunakan dalam jangka panjang.
.png)
5 hours ago
2






































