Jamaah haji Indonesia bersiap meninggalkan Masjid Bir Ali Madinah.

Oleh: Laporan Jurnalis Republika Fernan Rahadi dari Madinah
REPUBLIKA.CO.ID,MADINAH — Cuaca di Madinah, Arab Saudi, kian hari semakin panas. Suhu pada Senin (11/5/2026) dan Selasa (12/5/2026) waktu setempat terpantau berada di angka 40 hingga 41 derajat Celsius.
Mengingat cuaca yang semakin terik, jamaah haji lansia dan disabilitas yang tengah didorong dari Madinah menuju ke Makkah kembali diingatkan untuk mengambil miqat di dalam bus saat berhenti di Masjid Dzulhulaifah, Bir Ali.
"Karena suhu yang mencapai 41 derajat Celsius kami sarankan jamaah kita yang lansia untuk melakukan niat (ihram) di dalam bus sambil dibantu oleh petugas bimbad (pembimbing ibadah-Red) kami dibantu oleh rekan-rekan bimbad kloter," kata Kepala Sektor Khusus Bir Ali, Divia Ardianto, saat ditemui para wartawan Media Center Haji (MCH), Senin (11/5/2026) siang waktu setempat.
Dalam beberapa situasi sejak pendorongan perdana pada 30 April 2026 lalu, beberapa jamah lansia, terutama ibu-ibu, terlihat memakai masker saat melakukan niat di Masjid Dzulhulaifah.
"Karena apabila nanti ibu-ibu dan bapak-bapaknya masih memakai masker ketika dia sudah berniat di Bir Ali atau di masjidnya, itu berarti tidak sah. Makanya kita sarankan untuk sama-sama berniatnya di dalam bus,”kata dia.
Ia pun bersyukur karena proses pendorongan jamaah haji Indonesia sejauh ini berlangsung lancar. Pelayanan jamaah haji Indonesia bahkan mendapatkan perhatian dan apresiasi, tidak hanya dari dalam negeri tetapi juga dari negara lain. Hal itu disampaikan Direktur Jenderal Pengembangan Ekosistem Ekonomi Haji dan Umrah Kementerian Haji dan Umrah RI, Prof Jaenal Effendi.
Jaenal mengungkapkan, pejabat kerajaan dari Madinah bahkan sempat hadir sehingga para jamaah sempat kebingungan untuk keluar karena hampir semua pintu keluar ditutup.
"Namun demikian, alhamdulillah semua dapat teratasi atas kerja sama dari 35 personel Bir Ali yang sudah kita plotting di masing-masing checkpoint dari 1 sampai 8,"kata dia.
Divia memang menyatakan para jamaah yang turun di Bir Ali dibatasi selama 15-20 menit saja untuk melakukan sholat sunah di Masjid di Dzulhulaifah. Harapannya, sebelum Maghrib seluruh kloter yang turun di Bir Ali bisa segera berangkat menuju Makkah.
sumber : MCH 2026
.png)
1 day ago
7















































