Baznas RI Perkuat Layanan Kurban untuk Dampak Ekonomi Lebih Luas

3 days ago 20

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA, – Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) RI memperkuat strategi layanan kurban tahun ini untuk memastikan pendistribusian yang lebih luas dan memberikan dampak ekonomi nyata bagi masyarakat di seluruh Indonesia. Ketua Baznas RI, Sodik Mudjahid, menyoroti pentingnya aspek penguatan ekonomi umat dalam penyelenggaraan kurban sebagai fondasi kemajuan bangsa.

"Maka kita ingin sekarang membangun visi baru. Visi baru beragama adalah membangun ekonomi umat itu harus seserius, sungguh-sungguh kita ketika berpolitik, ketika menyelenggarakan haji, membangun masjid, sekolah, pesantren dan rumah sakit," kata Sodik.

Pihaknya akan berfokus pada tiga hal utama, yakni penguatan penghimpunan dana umat, pendayagunaan yang adil dan berdampak, serta percepatan digitalisasi secara terpadu. Pimpinan Bidang Mobilisasi dan Pengumpulan Baznas RI, Rizaludin Kurniawan, menekankan pentingnya menghadirkan nilai spiritual dalam layanan kurban agar tidak sekadar menjadi rutinitas tahunan.

"Fundraising kurban saat ini perlu kembali menguatkan nilai-nilai spiritual masyarakat, dengan menyampaikan makna-makna keagamaan, filosofis, dan sosial secara utuh," ujarnya.

Rizaludin juga mendorong adanya penguatan layanan kurban melalui peningkatan kualitas komunikasi dakwah, perluasan kanal pembayaran, percepatan digitalisasi, serta penguatan layanan amil, termasuk transparansi pelaporan kepada pemberi kurban.

Peningkatan Layanan Digital

Pemanfaatan kanal digital juga didorong untuk memudahkan masyarakat dalam berkurban, termasuk melalui skema pembayaran yang lebih fleksibel. Layanan digital ini harus didukung dengan transparansi dan dokumentasi yang baik agar kepercayaan masyarakat semakin meningkat.

Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam (Bimas Islam) Kementerian Agama (Kemenag) RI, Abu Rokhmad, menekankan pentingnya penguatan sinergi antara lembaga amil zakat (LAZ) dan para penyuluh agama untuk memperluas jangkauan layanan kurban kepada masyarakat.

Baznas RI menargetkan penyembelihan satu juta hewan setara domba atau kambing dengan nilai ekonomi mencapai Rp2,5 triliun pada momentum Idul Adha 1447 Hijriah/2026 secara nasional. Target ini didasarkan pada realisasi kurban 2025 dengan nominal Rp2,3 triliun atau 790.554 domba atau kambing yang dikelola oleh Baznas dan LAZ. Total capaian kurban nasional pada 2025 mencapai Rp21,1 triliun yang termasuk kurban secara swadaya oleh masyarakat.

Konten ini diolah dengan bantuan AI.

sumber : antara

Read Entire Article
IDX | INEWS | SINDO | Okezone |