REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA - Pertemuan alumni tidak harus selalu dalam suasana formal. BSI Alumni Padel Day mempertemukan alumni Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) di wilayah Jakarta, dari berbagai angkatan melalui olahraga padel di The Grand Padel, Jakarta Timur, Sabtu (22/8/2026).
Kegiatan tersebut menjadikan olahraga padel sebagai sarana untuk menjaga silaturahmi sekaligus membangun komunikasi antarlulusan. Selain mengikuti pertandingan, para alumni juga memiliki kesempatan bertemu dengan teman lama dan mengenal alumni dari angkatan lain.
Suasana kegiatan berlangsung santai dengan aktivitas olahraga sebagai agenda utama. Interaksi antarpeserta juga menjadi bagian penting agar hubungan yang terjalin tidak hanya terbatas pada pertandingan.
Setiaji, Kepala Kampus UBSI kampus Pemuda sekaligus Ketua Panitia Pelaksana BSI Alumni Padel Day, mengatakan kegiatan tersebut digagas untuk menghadirkan ruang bagi alumni kembali berkumpul. Padel dipilih karena olahraga ini memungkinkan peserta berinteraksi selama kegiatan berlangsung.
“Melalui kegiatan ini, saya ingin menghadirkan ruang yang bisa mempertemukan kembali alumni UBSI dari berbagai angkatan. Padel menjadi pilihan karena olahraga ini cukup interaktif dan memungkinkan peserta untuk saling berkomunikasi selama kegiatan berlangsung,” kata Setiaji.
Menurutnya, kegiatan tersebut tidak hanya berorientasi pada pertandingan. Panitia juga berupaya menciptakan suasana yang memungkinkan peserta bertemu teman lama sekaligus mengenal alumni lain.
“Konsepnya bukan hanya bermain dan menyelesaikan pertandingan. Saya ingin peserta bisa menikmati suasana, bertemu dengan teman lama, kemudian mengenal alumni lain yang mungkin sebelumnya belum pernah berinteraksi,” ujarnya.
Setiaji menilai, perbedaan perjalanan alumni setelah lulus dapat menjadi peluang untuk membangun jejaring yang lebih luas. Alumni UBSI menjalani berbagai aktivitas, mulai dari bekerja di perusahaan hingga membangun usaha dan menjalankan kegiatan profesional lainnya.
“Setelah lulus, setiap alumni tentu mempunyai kesibukan dan jalur masing-masing. Karena itu, kegiatan seperti ini menjadi salah satu kesempatan untuk mempertemukan kembali mereka dalam satu tempat,” kata Setiaji.
Interaksi secara langsung juga dinilai dapat membuka ruang bagi alumni untuk bertukar pengalaman. Percakapan yang berlangsung dalam suasana informal dapat memperkenalkan perjalanan karier maupun aktivitas masing-masing setelah menyelesaikan pendidikan.
“Saya berharap alumni tidak hanya datang untuk bermain, tetapi juga memanfaatkan kesempatan ini untuk saling mengenal. Dari obrolan sederhana, kita bisa mengetahui pengalaman teman-teman setelah lulus dan mendapatkan perspektif baru mengenai dunia kerja maupun kegiatan yang mereka jalani,” ujarnya.
Bagi Setiaji, keberlanjutan komunikasi menjadi bagian penting dalam membangun komunitas alumni yang tetap terhubung setelah masa perkuliahan berakhir. Hubungan yang dijaga sejak sekarang diharapkan dapat menjadi ruang untuk saling bertukar informasi dan pengalaman di masa mendatang.
.png)
5 hours ago
2















































