REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA - Kiprah mahasiswa Universitas Nusa Mandiri (UNM) sebagai Kampus Digital Bisnis kembali mendapat pengakuan di tingkat internasional. Sebanyak tujuh mahasiswa Program Studi Sains Data terpilih sebagai volunteer pada ajang IEEE YESIST12 (Youth Endeavours for Social Innovation using Sustainable Technology) Grand Finale 2026 yang akan berlangsung pada 2–3 Oktober 2026 di BSI Convention Center.
IEEE YESIST12 merupakan platform inovasi bertaraf internasional yang mempertemukan mahasiswa, peneliti, startup, inovator, dan profesional muda dari berbagai negara untuk menghadirkan solusi berbasis teknologi yang berdampak sosial sekaligus mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs). Selain menjadi ajang kompetisi inovasi, kegiatan ini juga membuka ruang kolaborasi global, pertukaran pengetahuan, serta penguatan jejaring profesional lintas negara.
Pada penyelenggaraan tahun ini, mahasiswa Sains Data UNM dipercaya mengisi berbagai posisi strategis. Muhammad Fasha Alghazali dan Dini Fitriyah Herti bergabung dalam Publicity Team yang bertanggung jawab terhadap publikasi dan komunikasi acara.
Sementara itu, Guntur Surawijaya dan Kanaya Salsabila Setiawan dipercaya sebagai Track-Wise Support Volunteers yang bertugas mendukung koordinasi berbagai kategori kompetisi dan memastikan kelancaran aktivitas peserta selama penyelenggaraan.
Di sisi lain, Deswita Putria dan Aiman Rizky Rahmatullah Kamil bergabung dalam English-Speaking Volunteer Team yang akan mendampingi peserta internasional serta memfasilitasi komunikasi lintas budaya. Adapun Damar Satria Wicaksono dipercaya sebagai Technical Support Volunteer untuk memastikan seluruh kebutuhan teknis selama acara berjalan optimal.
Keterlibatan mahasiswa dalam ajang internasional tersebut tidak hanya menjadi pengalaman berorganisasi, tetapi juga menjadi kesempatan emas untuk membangun jejaring dengan akademisi, peneliti, inovator, startup, hingga praktisi industri dari berbagai negara.
Pengalaman tersebut diharapkan mampu memperkuat kompetensi global mahasiswa sekaligus meningkatkan kesiapan mereka menghadapi dunia kerja yang semakin kompetitif.
Ketua Program Studi Sains Data UNM, Tati Mardiana, menyampaikan apresiasi atas pencapaian mahasiswa yang berhasil lolos sebagai volunteer pada ajang internasional tersebut.
“Menjadi volunteer pada IEEE YESIST12 merupakan kesempatan yang sangat berharga bagi mahasiswa untuk belajar langsung dari penyelenggaraan event internasional, memperluas jejaring profesional, serta mengembangkan kemampuan komunikasi, kolaborasi, dan kepemimpinan. Kami berharap pengalaman ini menjadi bekal penting bagi mahasiswa Sains Data dalam menghadapi dunia kerja global yang semakin kompetitif dan dinamis,” ujarnya dalam keterangan tertulis, Ahad (5/7/2026).
Menurutnya, kompetensi lulusan Sains Data saat ini tidak hanya ditentukan oleh kemampuan teknis dalam mengolah dan menganalisis data, tetapi juga oleh kemampuan beradaptasi, bekerja dalam lingkungan multikultural, serta membangun kolaborasi di tingkat internasional.
“Sebagai Kampus Digital Bisnis, UNM mendorong mahasiswa untuk aktif mengambil peluang di forum internasional. Melalui keterlibatan sebagai volunteer IEEE YESIST12, mahasiswa memperoleh pengalaman berinteraksi langsung dengan inovator muda, peneliti, akademisi, dan pelaku industri dari berbagai negara. Pengalaman tersebut menjadi nilai tambah yang memperkuat soft skills sekaligus membentuk lulusan yang siap bersaing di era transformasi digital,” kata dia.
Keikutsertaan tujuh mahasiswa dalam IEEE YESIST12 Grand Finale 2026 menegaskan komitmen UNM sebagai Kampus Digital Bisnis dalam mencetak lulusan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki pengalaman internasional, jejaring global dan kompetensi yang relevan dengan kebutuhan industri masa depan. Melalui berbagai program internasional, UNM terus membuka peluang bagi mahasiswanya untuk berkembang, berkolaborasi, dan membawa inovasi Indonesia ke panggung dunia.
.png)
6 hours ago
3

















































