PT Wijaya Karya (Persero) Tbk (WIKA) mencatat kerugian jumbo pada tahun lalu dengan nilai hampir Rp10 triliun.
![]()
PT Wijaya Karya (Persero) Tbk (WIKA) mencatat kerugian jumbo pada tahun lalu dengan nilai hampir Rp10 triliun. (Foto: iNews Media Group)
IDXChannel - PT Wijaya Karya (Persero) Tbk (WIKA) mencatat kerugian jumbo pada tahun lalu. Perusahaan BUMN konstruksi tersebut mencatat rugi bersih Rp9,75 triliun sepanjang 2025, meningkat dibandingkan tahun sebelumnya yang sebesar Rp2,27 triliun.
Pada tahun lalu, perseroan membukukan kontrak baru baru sebesar Rp17,46 triliun, yang berkontribusi pada total kontrak berjalan Rp50,5 triliun.
Atas kontrak tersebut, perseroan mencatat pendapatan sebesar Rp20,45 triliun yang terdiri dari pendapatan non Kerja Sama Operasi (KSO) Rp13,33 triliun dan pendapatan KSO sebesar Rp7,12 triliun. Pendapatan neto alias non KSO turun 31 persen dari 2024 yang mencapai Rp19,24 triliun.
Laba kotor WIKA turun 26 persen menjadi Rp1,13 triliun sebagai dampak dari tekanan kinerja top line. Namun, margin meningkat menjadi 8,5 persen imbas beban pokok pendapatan yang turun 31 persen menjadi Rp12,19 triliun.
Peningkatan margin tersebut terutama berasal dari core business perseroan yaitu infrastruktur & gedung dan EPCC. Keunggulan operasi dan pengelolaan proyek WIKA juga ditunjukan dengan EBITDA operasi yang positif sebesar Rp426,52 miliar. Hal ini mencerminkan kinerja operasi yang semakin baik (operation excellence) di tengah proses restrukturisasi yang sedang berjalan.
.png)
7 hours ago
2

















































