Trump Ancam amp;039;Lumpuhkanamp;039; Listrik Iran jika Selat Hormuz Tak Dibuka dalam 48 Jam

5 hours ago 1

Arief Setyadi , Jurnalis-Minggu, 22 Maret 2026 |11:53 WIB

Trump Ancam 'Lumpuhkan' Listrik Iran jika Selat Hormuz Tak Dibuka dalam 48 Jam

Presiden AS Donald Trump (Foto: Reuters)

WASHINGTON – Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengancam akan "melenyapkan" pembangkit-pembangkit listrik Iran jika Teheran tidak membuka kembali Selat Hormuz sepenuhnya dalam waktu 48 jam. Ini merupakan eskalasi signifikan yang terjadi hanya sehari setelah ia sempat berbicara tentang "mengakhiri" perang.

"Jika Iran tidak membuka sepenuhnya tanpa ancaman Selat Hormuz dalam waktu 48 JAM dari titik waktu ini, Amerika Serikat akan menyerang dan melenyapkan berbagai pembangkit listrik mereka, dimulai dari yang terbesar," tulis Trump di media sosial pada pada Sabtu 21 Maret 2026.

Ultimatum Trump akan memperluas cakupan serangan AS ke infrastruktur yang berdampak langsung pada kehidupan sipil di Iran. Ancaman serangan Iran membuat sebagian besar kapal tidak dapat melewati selat tersebut, jalur perairan sempit yang menjadi jalur bagi sekitar seperlima pasokan minyak dan gas alam cair (LNG) global, sehingga mengancam terjadinya guncangan energi dunia. Penutupan jalur tersebut menyebabkan harga gas di Eropa melonjak hingga 35% pada pekan lalu.

Markas komando militer Khatam al-Anbiya Iran menyatakan pada Minggu (22/3/2026), jika AS menyerang infrastruktur bahan bakar dan energi Iran, maka Iran akan menargetkan seluruh infrastruktur energi, teknologi informasi, dan desalinasi (penyulingan air laut) milik AS di wilayah tersebut.

Eskalasi Konflik dan Ancaman Rudal Jarak Jauh

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari

Follow

Berita Terkait

Telusuri berita news lainnya

Read Entire Article
IDX | INEWS | SINDO | Okezone |