Tanggul Sungai Cikapundung Jebol, Ribuan Makam di Bojongsoang Terendam Banjir

1 day ago 6

BANDUNG, iNews.id - Tanggul penahan sungai Cikapundung di Desa Bojongsoang, Kecamatan Bojongsoang, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, jebol pada Selasa (25/2/2025) sore. Kejadian tersebut dipicu derasnya intensitas hujan.

Jebolnya tanggul sungai ini merendam Tempat Pemakaman Umum (TPU) yang berada di sekitar sungai. Banjir tersebut menyulitkan warga yang ingin berziarah menjelang bulan suci Ramadhan.

Banjir Luapan Sungai Citarum di Dayeuhkolot Bandung Meluas, Rendam 14 Kampung

Baca Juga

Banjir Luapan Sungai Citarum di Dayeuhkolot Bandung Meluas, Rendam 14 Kampung

"Ada lima ribuan makam, semua kena, kemarin hujan dari siang terus kejadiannya magrib," ujar Penjaga kebersihan TPU Bojongsoang, Rohmat, Rabu (26/2/2025).

Dia menjelaskan, tanggul penahan sungai yang jebol ini memiliki ketinggian 1,5 meter. Sedangkan, tangggul yang jebol sepanjang 50 meter.

Banjir Rendam Sejumlah Ruas Jalan di Dayeuhkolot Bandung, Arus Lalu Lintas Macet

Baca Juga

Banjir Rendam Sejumlah Ruas Jalan di Dayeuhkolot Bandung, Arus Lalu Lintas Macet

Saat ini dia masih membersihkan material lumpur yang hampir merusak semua makam di lokasi. "Ini bekas lumpurnya masih ada, sekarang juga warga ada yang bantu bersihin," katanya.

Kejadian tersebut, kata dia tidak menimbulkan korban jiwa. Saat kejadian, dia sempat panik karena berlangsung begitu cepat. "Alhamdulilah enggak ada korban, cuma emang panik karena enggak pernah sampai kejadian kayak gini," ucapnya.

Saat ini, lanjut dia masih ada beberapa warga yang tetap berziarah atau ndaran meskipun kondisi makam porak poranda. "Iya ada warga yang tetep nadran, tapi ya kondisinya gini," ucapnya.

Sementara itu, Kasatker OP BBWS Citarum, Lenny Sukma Prihandani menyampaikan, segera membangun kembali tanggul yang jebol.

"Saat ini kita melaksanakan tanggap darurat disini untuk kegiatan yang apa namanya sementara, karena memang dengan kondisi saat ini yang diperlukan adalah kegiatan yang cepat dan bisa bermanfaat," katanya.

Dia menjelaskan, sementara akan memperbaiki tanggul dengan menggunakan geobag untuk mengantisipasi adanya hujan susulan. Pihaknya juga akan membantu membersihkan material benda yang terbawa arus.

"Salah satuya mungkin membersihkan material yang roboh ini dan kedua kita memasang geobox untuk penanganan menghadapi cuaca ekstrim yang masih berjalan sampai sekarang," ucapnya.

Pantauan di lokasi, terlihat ribuan makam porak poranda akibat jebolnya tanggul penahan sungai Cikapundung yang tepat dipinggir TPU.

Beberapa makam terlihat tertutupi oleh genangan air dan material lumpur. Terlihat juga beberapa makam rusak akibat derasnya aliran sungai yang menghantam langsung ke pemakaman.

Warga yang akan melakukan tradisi ziarah atau nadran terlihat terhambat. Meskipun beberapa warga ada yang tetap memaksa melakukan hal itu ditengah makam yang rusak.

Editor: Kurnia Illahi

Read Entire Article
IDX | INEWS | SINDO | Okezone |