Tak Lolos UTBK 2026, Haruskah Mimpi Kuliah Dikubur? UNM Kampus Rawamangun Buka Jalan Baru

7 hours ago 6

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Hasil UTBK 2026 telah diumumkan tetapi tidak semua peserta berhasil mendapatkan kursi di perguruan tinggi negeri yang diimpikan. Di tengah ketatnya persaingan masuk perguruan tinggi, banyak siswa yang mulai mempertanyakan langkah berikutnya.

Menjawab kondisi tersebut, Universitas Nusa Mandiri (UNM) sebagai Kampus Digital Bisnis, membuka peluang bagi generasi muda untuk tetap melanjutkan pendidikan tinggi dan mempersiapkan karier masa depan.

Sebagai perguruan tinggi yang berfokus pada pengembangan talenta digital, UNM Kampus Rawamangun menawarkan sistem pembelajaran modern, fleksibel, dan selaras dengan kebutuhan industri saat ini.

Melalui berbagai program studi unggulan seperti Sistem Informasi, Informatika, Sains Data, Manajemen, dan Bisnis Digital, UNM berkomitmen mencetak lulusan yang tak hanya unggul secara akademik, juga memiliki kompetensi yang dibutuhkan dunia kerja.

Kepala Kampus UNM Kampus Rawamangun, Maruloh menegaskan, kegagalan dalam UTBK bukanlah akhir dari perjalanan pendidikan seseorang. Masih banyak jalan untuk meraih cita-cita. Yang terpenting tetap memiliki semangat untuk berkembang dan memilih lingkungan pendidikan yang mampu memberikan kompetensi sesuai kebutuhan industri saat ini.

‘’Kesuksesan tidak ditentukan oleh satu hasil ujian, tetapi oleh kemampuan untuk terus belajar dan beradaptasi,” ujarnya dalam keterangan yang dikutip Sabtu (13/6/2026).

Menurutnya, dunia kerja saat ini lebih menghargai individu yang memiliki keterampilan, pengalaman, dan kemampuan beradaptasi dibandingkan sekadar latar belakang pendidikan semata. Karena itu, UNM terus menghadirkan model pembelajaran yang mengintegrasikan teknologi, bisnis, dan praktik industri secara nyata.

UNM juga menghadirkan berbagai program pengembangan kompetensi mahasiswa yang dirancang untuk meningkatkan kesiapan kerja sejak dini. Salah satu program unggulannya adalah Internship Experience Program (IEP) 3+1, yang memungkinkan mahasiswa menjalani tiga tahun perkuliahan dan satu tahun magang profesional di perusahaan mitra.

Melalui program tersebut, mahasiswa berkesempatan memperoleh pengalaman kerja langsung di lebih dari 300 perusahaan nasional dan multinasional.

Selain memperkaya pengalaman profesional, program ini juga membantu mahasiswa membangun jaringan industri, meningkatkan keterampilan kerja, serta memperbesar peluang karier bahkan sebelum menyelesaikan studi.

“Kami ingin mahasiswa memiliki pengalaman nyata sebelum lulus. Dengan keterlibatan langsung di dunia industri, mahasiswa akan lebih siap menghadapi tantangan kerja dan memiliki daya saing yang lebih kuat,” tambah Maruloh.

Tidak hanya fokus pada akademik, ungkapnya, UNM juga mendorong mahasiswa untuk aktif mengembangkan soft skills, kemampuan komunikasi, kepemimpinan, inovasi, serta pemanfaatan teknologi digital yang menjadi kebutuhan utama di era transformasi digital.

“Dengan pendekatan pendidikan yang menggabungkan teknologi, bisnis, dan pengalaman industri, UNM optimistis dapat menjadi pilihan tepat bagi generasi muda yang ingin tetap melanjutkan pendidikan tinggi meski belum berhasil lolos UTBK,” katanya.

Bagi calon mahasiswa yang ingin memperoleh informasi pendaftaran maupun program beasiswa, UNM membuka kesempatan untuk bergabung dan berkembang bersama Kampus Digital Bisnis yang konsisten mendorong mahasiswanya “Ubah Mimpi Jadi Prestasi.”

Read Entire Article
IDX | INEWS | SINDO | Okezone |