Rumah Zakat Bintaro menyalurkan 1.180 masker kepada warga di sejumlah wilayah Tangerang Selatan, Rabu (9/9/2026), untuk mengurangi dampak paparan abu vulkanik pascaerupsi Anak Gunung Krakatau.
REPUBLIKA.CO.ID, TANGERANG SELATAN -- Sebanyak 1.180 masker disalurkan Rumah Zakat Bintaro kepada warga di sejumlah wilayah Tangerang Selatan menyusul sebaran abu vulkanik pascaerupsi Anak Gunung Krakatau. Masker dibagikan kepada warga yang beraktivitas di luar ruangan, termasuk petugas kebersihan, pengemudi ojek online, pekerja komuter, hingga petugas pemadam kebakaran.
Penyaluran dilakukan di Stasiun Jurangmangu dan sejumlah titik di Jalan Raya Bintaro, serta sekitar kantor Rumah Zakat Bintaro di Ruko Victorian Bintaro. Bantuan juga diberikan kepada warga dan petugas pemadam kebakaran di Pisangan, Ciputat Timur, serta sejumlah lembaga pendidikan di Tangerang Selatan.
Beberapa lembaga pendidikan yang menerima bantuan antara lain Pondok Pesantren Tunanetra Raudlatul Makfufin dan KB PAUD Al-Qur'an Al-Ihsan. Penyaluran masker dilakukan untuk membantu warga mengurangi paparan abu vulkanik saat beraktivitas.
Salah satu penerima manfaat mengatakan, debu yang meningkat dalam beberapa waktu terakhir mengganggu aktivitas warga yang banyak berada di luar rumah. "Terima kasih Rumah Zakat sudah membagikan masker kepada kami. Debu akhir-akhir ini cukup banyak, apalagi saya setiap hari beraktivitas di luar rumah. Masker ini sangat membantu untuk melindungi pernapasan."
Rumah Zakat menyatakan penyaluran masker dilakukan sebagai respons terhadap kebutuhan warga setelah erupsi. Respons serupa juga dilakukan di sejumlah wilayah lain untuk membantu masyarakat menghadapi dampak abu vulkanik.
Penyaluran bantuan tersebut didukung donatur Rumah Zakat. Selain masker, distribusi bantuan diarahkan kepada kelompok masyarakat yang tetap beraktivitas di tengah kondisi lingkungan terdampak abu vulkanik.
.png)
5 hours ago
5















































