Republika Gandeng Waste4Change Kelola Timbulan Sampah ESG Now Movement 

6 hours ago 5

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – Republika menggandeng Waste4Change untuk mengelola timbulan sampah dalam rangkaian kegiatan ESG Now Movement 2026. Kolaborasi tersebut telah diterapkan dalam turnamen padel bertajuk Rally for Environment melalui penyediaan tempat sampah terpilah sekaligus fasilitas edukasi bagi peserta.

Lead Marketing Communication Partnership Waste4Change Pandu Priyambodo mengatakan, pengelolaan sampah dalam kegiatan tidak berhenti pada pengangkutan dari lokasi acara, tetapi dilanjutkan dengan proses pemilahan dan pengolahan.

“Kami tidak hanya mengangkut sampah dari lokasi kegiatan, tetapi juga memastikan sampah tersebut dikelola. Harapannya, yang masuk ke TPA nantinya hanya residu, sementara sampah yang masih memiliki nilai guna dapat dimanfaatkan kembali melalui konsep reduce, reuse, dan recycle,” kata Pandu dalam kegiatan Rally for Environment di Field of Paradise, Pondok Indah, Jakarta, Sabtu (12/9/2026).

Dalam Rally for Environment, Waste4Change menyediakan tempat sampah terpilah untuk membantu peserta mengenali dan memisahkan sampah berdasarkan jenisnya. Fasilitas tersebut sekaligus menjadi sarana edukasi agar pemilahan sampah dapat dilakukan sejak dari sumbernya. 

Waste4Change juga menyediakan pojok edukasi. Di sana, para peserta dapat mempelajari jenis-jenis sampah sesuai kategorinya.

Pandu menjelaskan, sampah yang terkumpul dalam Rally for Environment dibawa ke fasilitas pengolahan Waste4Change untuk dipilah. Setelah dipisahkan, sampah yang masih memiliki nilai guna dapat digunakan kembali, dijual, atau diolah menjadi produk lain, termasuk briket.

“Setelah itu, ada yang bisa digunakan kembali, dijual kembali, maupun diolah menjadi produk lain seperti briket,” ujar Pandu.

Kerja sama pengelolaan sampah tidak hanya diterapkan dalam Rally for Environment. Republika dan Waste4Change juga akan menerapkan pengelolaan sampah terpilah dan edukasi serupa dalam kegiatan ESG Now Movement berikutnya, termasuk Bebersih Leuweung serta Leadership Forum and ESG Now Awards 2026.

Pandu mengatakan, pengurangan sampah tetap menjadi langkah awal yang dapat dilakukan masyarakat dalam kehidupan sehari-hari. Membawa tumbler, misalnya, dapat membantu mengurangi penggunaan wadah minuman sekali pakai.

“Langkah pertama yang bisa dilakukan adalah mengurangi timbulan sampah. Hal sederhana seperti membawa tumbler sudah menjadi kebiasaan baik karena dapat mengurangi penggunaan wadah sekali pakai,” ujarnya.

Selain mengurangi sampah, Pandu mendorong masyarakat melakukan pemilahan ketika sampah memang tidak dapat dihindari. Pemilahan sejak dari sumber akan memudahkan proses pengangkutan dan pengolahan berdasarkan jenis sampah.

“Kalau sampah memang tidak bisa kita hindari, setidaknya kita bisa memilahnya ketika membuang. Dengan begitu, proses pengangkutan dan pengolahan sampah akan menjadi lebih mudah,” kata Pandu.

Pengelolaan sampah tersebut menjadi salah satu praktik lingkungan dalam ESG Now Movement 2026 yang dikembangkan Republika. Melalui kolaborasi dengan Waste4Change, pengelolaan sampah tidak hanya ditempatkan sebagai urusan setelah kegiatan berlangsung, tetapi juga menjadi bagian dari edukasi peserta selama kegiatan.

Pemimpin Redaksi Republika Andi Muhyiddin mengatakan, Rally for Environment bukan hanya ajang olahraga padel, tetapi juga menjadi ruang edukasi untuk gaya hidup berkelanjutan. 

“Kegiatan ini juga kami gelar untuk mendorong dan menggaungkan gaya hidup ramah lingkungan,” ujar pria yang akrab disapa Dio tersebut.

Selain pengelolaan sampah, Rally for Environment mengajak peserta melakukan sejumlah aksi lingkungan selama kegiatan. Peserta didorong membawa tumbler dan memanfaatkan fasilitas isi ulang air, sementara sampah yang dihasilkan selama kegiatan dipilah untuk mendukung proses pengolahan berikutnya.

Salah satu aktivasi lingkungan dalam kegiatan tersebut adalah Smash for Trees. Dalam aktivasi ini, jumlah smash yang dilakukan peserta dikonversi menjadi pohon yang akan ditanam melalui program penghijauan Dompet Dhuafa.

Selain kontribusi melalui Smash for Trees, peserta dan pihak yang terlibat dalam kegiatan juga dapat memberikan donasi untuk mendukung penanaman pohon serta program pemulihan pascabencana. Dengan skema tersebut, aktivitas olahraga di lapangan juga dikaitkan dengan aksi lingkungan yang memiliki manfaat di luar kegiatan.

Rally for Environment menjadi salah satu kegiatan dalam rangkaian ESG Now Movement 2026 yang menggabungkan olahraga, komunitas, dan aksi lingkungan. Melalui kegiatan tersebut, Republika mendorong agar kepedulian terhadap lingkungan diterjemahkan ke dalam aksi yang dapat dilakukan dan diukur dampaknya.

Read Entire Article
IDX | INEWS | SINDO | Okezone |