Risiko Penyakit Kronis Bisa Dideteksi dari DNA, Ini Penjelasannya

12 hours ago 4

Risiko Penyakit Kronis Bisa Dideteksi dari DNA, Ini Penjelasannya

Risiko Penyakit Kronis Bisa Dideteksi dari DNA, Ini Penjelasannya (Foto: Freepik)

JAKARTA - Kemajuan teknologi di bidang genetika telah membuka jalan bagi berbagai inovasi di dunia kesehatan. Salah satu terobosan paling penting adalah sekuensing genomik, sebuah metode yang memungkinkan ilmuwan membaca dan memahami seluruh informasi genetik makhluk hidup. Teknologi ini menjadi fondasi dalam pengembangan pengobatan presisi, deteksi penyakit, hingga riset biologi modern.

Sekuensing genomik adalah proses menentukan urutan lengkap DNA dalam suatu genom. Dengan sekuensing genomik, para ilmuwan dapat “membaca” susunan huruf-huruf ini untuk mengetahui bagaimana gen bekerja, mutasi yang terjadi, hingga potensi risiko penyakit yang mungkin dimiliki seseorang.

dr. Vincentius Simeon Weo Budhyanto, Ketua Yayasan Satriabudi Dharma Setia, mengungkap teknologi ini lebih dari sekadar screening kesehatan karena proses yang lebih detail, termasuk mendeteksi risiko kanker dari DNA.

“DNA itu seperti buku yang tebal banget yang itu diturunkan dari orang tua ke anak. Ini lebih dari sekadar screening karena kalau screening itu enggak baca full. Nah yang kita kerjakan di sini adalah kita baca full,” ungkap dr. Vincentius dalam acara Peluncuran Next Generation Sequencing (NGS).

dr. Vincentius menjabarkan alat NGS ini akan lebih detail membaca DNA manusia dan mengurutkannya untuk mengetahui risiko suatu penyakit. Teknologi ini akan membaca DNA mana yang paling memungkinkan untuk membawa risiko kanker seperti kanker payudara hingga kanker paru.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari

Follow

Berita Terkait

Telusuri berita women lainnya

Read Entire Article
IDX | INEWS | SINDO | Okezone |