Indonesia dan Amerika Serikat (AS) resmi meneken Nota Kesepahaman (MoU) Pengembangan Ekosistem Semikonduktor tahap pertama senilai USD4,89 miliar.
![]()
RI-AS Sepakati Kerja Sama Pengembangan Semikonduktor, Target Ciptakan 5 Ribu Lapangan Kerja. Foto: Kemenko Perekonomian.
IDXChannel - Indonesia dan Amerika Serikat (AS) resmi meneken Nota Kesepahaman (MoU) Pengembangan Ekosistem Semikonduktor tahap pertama senilai USD4,89 miliar, dengan potensi tambahan investasi selanjutnya hingga USD26,7 miliar.
Kerja sama tersebut melibatkan Proyek Strategis Nasional (PSN) yang digarap oleh PT Galang Bumi Industri (GBI) sebagai pihak pelaku usaha Indonesia, serta perusahaan Amerika Serikat Essence Global Group, LLC. dan Tynergy Technology Corp sebagai mitra strategis pengembang teknologi.
"Pengembangan ekosistem semikonduktor merupakan bagian dari strategi nasional untuk memperdalam struktur industri dan meningkatkan daya saing Indonesia dalam rantai nilai global. Indonesia tidak lagi diposisikan hanya sebagai pasar teknologi, tetapi sebagai basis produksi dan pengembangan teknologi strategis," kata Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto dalam keterangan tertulis, Selasa (24/2/2026).
Investasi tersebut, kata Airlangga, diperkirakan mampu menciptakan sekitar 5.000 lapangan pekerjaan terampil, sekaligus mempercepat transfer teknologi dan peningkatan kapasitas sumber daya manusia nasional.
Pekerjaan yang tercipta akan berfokus pada bidang rekayasa, manufaktur wafer, teknologi material maju, serta sistem energi generasi baru yang memiliki nilai tambah tinggi dan dampak jangka panjang bagi daya saing industri nasional.
.png)
4 hours ago
1















































