Rekor PHK Sepanjang Sejarah Volkswagen, 100 Ribu Pekerja Terancam Kehilangan Pekerjaan

2 hours ago 1

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Produsen otomotif Jerman, Volkswagen, dikabarkan tengah menyiapkan gelombang efisiensi terbesar dalam sejarah perusahaan. Raksasa otomotif itu berencana menghapus hingga 100.000 pekerjaan di seluruh dunia dan mempertimbangkan penutupan empat pabrik di Jerman sebagai bagian dari strategi baru hingga 2030.

Laporan majalah bisnis Manager Magazin pada Jumat menyebutkan, rencana tersebut akan menggandakan target pengurangan tenaga kerja yang sebelumnya telah diumumkan, yakni sekitar 50.000 karyawan hingga 2030.

Menurut laporan itu, strategi bertajuk "Strategi 2030" telah dibahas dewan eksekutif Volkswagen pada Rabu lalu. Dokumen tersebut selanjutnya akan diajukan kepada dewan pengawas perusahaan untuk dibahas pada 9 Juli mendatang.

Empat fasilitas produksi yang disebut berpotensi ditutup dalam jangka menengah meliputi pabrik Volkswagen di Hanover, Zwickau, dan Emden, serta pabrik Audi di Neckarsulm. Namun, laporan tersebut tidak menyebutkan kapan penutupan itu akan mulai diterapkan.

Sebelumnya, Volkswagen telah mengumumkan rencana memangkas sekitar 50.000 posisi di seluruh grup hingga 2030. Dari jumlah tersebut, sekitar 35.000 berasal dari merek mobil penumpang utama Volkswagen.

Meski demikian, jaminan kerja yang telah disepakati dengan serikat pekerja IG Metall disebut masih berlaku bagi karyawan Volkswagen di Jerman setidaknya hingga 2030. Kesepakatan itu berpotensi menjadi tantangan tersendiri apabila perusahaan benar-benar merealisasikan rencana pengurangan tenaga kerja dalam skala yang lebih besar.

Di Balik Pemangkasan

Volkswagen bukan sekadar produsen mobil terbesar di Jerman, melainkan salah satu ikon industri otomotif dunia yang telah berdiri sejak 1937. Grup ini membawahi sejumlah merek ternama seperti Audi, Porsche, Škoda, SEAT, Bentley, Lamborghini, Ducati, Scania, hingga MAN. Selama puluhan tahun, Volkswagen dikenal sebagai simbol kekuatan manufaktur Jerman berkat reputasinya dalam menghasilkan kendaraan berkualitas, mulai dari mobil keluarga, kendaraan niaga, hingga mobil premium dan sport.

Jaringan bisnis Volkswagen juga membentang hampir di seluruh dunia. Eropa masih menjadi pasar terbesar perusahaan, disusul China yang selama bertahun-tahun menjadi penyumbang penjualan tunggal terbesar, kemudian Amerika Utara, Amerika Selatan, serta kawasan Asia-Pasifik. Perusahaan mengoperasikan puluhan fasilitas produksi di berbagai negara dan mempekerjakan ratusan ribu karyawan. Karena itu, rencana memangkas hingga 100 ribu pekerja dinilai sebagai salah satu langkah restrukturisasi terbesar dalam sejarah Volkswagen.

sumber : Xinhua

Read Entire Article
IDX | INEWS | SINDO | Okezone |